Berita Kudus

4 Anggota Fraksi Gerindra Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Kudus Karena Absen Paripurna

4 anggota DPRD Kudus dari Fraksi Gerindra memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) pada Jumat (8/7/2022).

tribunbanyumas.com/raka f pujangga
?Empat anggota DPRD Kudus Fraksi Gerindra Sulistyo Utomo, Sandung Hidayat, Abdul Basyid Sidul Wafa dan Zaenal Arifin penuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kudus, Jumat (8/7/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - 4 anggota DPRD Kudus dari Fraksi Gerindra memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) pada Jumat (8/7/2022).

Diketahui 4 anggota Fraksi Gerindra DPRD Kudus tersebut yakni Sulistyo Utomo, Sandung Hidayat, Abdul Basyid Sidul Wafa dan Zaenal Arifin.

Satu per satu dipanggil ‎secara bergantian ke dalam ruangan tertutup oleh anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kudus.

Mereka ditanya mengenai alasan meninggalkan rapat paripurna sebanyak enam kali berturut-turut.

Baca juga: Sesuai Ketetapan Hati! Kemenag Kudus Bebaskan Warga Pilih Hari Raya Iduladha 9 atau 10 Juli 2022

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus, Sulistyo Utomo menjelaskan, ketidakhadirannya dalam rapat paripurna tersebut merupakan hak politiknya.

Alasan ketidakhadirannya tersebut karena rapat paripurna APBD perubahan 2021 pada saat itu sudah lewat dari waktunya‎.

"Kami menjalankan hak politik saya pada bulan September-Oktober karena melihat APBD perubahan yang sudah lewat," jelasnya.

Baca juga: Bupati Kudus Bakal Punya Patwal Berkendara Motor Seharga Rp 31,1 Juta

Sementara itu, Ketua BK DPRD Kabupaten Kudus, ‎Peter M Faruq menyampaikan, telah selesai meminta keterangan dari empat anggota dewan yang menjadi terlapor tersebut.

"Semua alasannya kami terima untuk menjadi bahan pertimbangan," ujar dia.

Pihaknya juga akan melakukan konfirmasi untuk pelapor, Asnawi, mantan Ketua Bapilu Gerindra ‎melengkapi bukti pendukung.

"Satu minggu lagi kami akan gelar rapat berikutnya untuk melengkapi bukti," ujar dia.

Baca juga: Blangko STNK Habis, Ratusan Pemilik Kendaraan di Kudus Tak Kantongi Surat Tanda Nomor Kendaraan

Sehingga, bisa menjadi bahan pertimbangan dalam rapat internal Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Kudus.

Selain bukti, saksi ahli juga bisa menjadi pertimbangan dalam mengeluarkan putusan atas kasus tersebut.

Ancaman sanksi bagi anggota dewan yang mangkir dalam rapat paripurna selama enam kali berturut-turut adalah pergantian antar waktu (PAW).

"Prosesnya masih berjalan dan ketika hasilnya sudah keluar akan kami paripurnakan," ujar dia. (*)

Baca juga: Empat Anggota DPRD Kudus dari Partai Gerindra Dilaporkan ke Badan Kehormatan, Diduga Buntut PAW

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved