Berita Batang
Diduga Ada Peretasan, Nama 9 Calon Siswa Baru SMA Negeri 1 Batang Tiba-tiba Hilang dari Jurnal PPDB
Nama sembilan calon siswa baru di SMA Negeri 1 Batang jalur zonasi mendadak hilang dari jurnal PPDB online di detik akhir penutupan pendaftaran.
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Nama sembilan calon siswa baru di SMA Negeri 1 Batang jalur zonasi mendadak hilang dari jurnal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di detik-detik akhir penutupan pendaftaran, Jumat (1/7/2022).
Satu di antara orangtua sembilan calon siswa baru itu, Amarlina Cindani, mengatakan, nama anaknya masih ada di satu menit jelang penutupan PPDB SMA Negeri 1 Batang.
"Pada awal pukul 14.30 WIB, posisi anak saya di urutan 131. Lalu pada pukul 15.59 WIB, posisi anak saya di jurnal nomor 141 tapi saat penutupan hilang," tuturnya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (6/7/2022).
Baca juga: Berbekal Kunci L, Warga Batang dan Kendal Bobol Toko dan Gondol Rokok Puluhan Bungkus
Baca juga: Ssssttt! Lee Minho Nikahi Gadis Batang Jawa Tengah. Beri Mahar Apartemen hingga Berlian 15 Gram
Mengetahui hal itu, Jumat sore, dia langsung mendatangi SMAN 1 Batang.
Di sekolah, dia bertemu wali murid bernasib serupa.
Hasil konfirmasi, pihak sekolah juga mengetahui adanya pihak yang mengubah data siswa.
Hasil penelusuran sekolah, pilihan sembilan siswa itu diubah di detik-detik akhir penutupan PPDB online.
"Padahal, ya kami tidak ada yang mengubah sama sekali," ujarnya.
Data pilihan anak Amarlina dialihkan ke SMAN 2 Batang yang jelas tidak akan masuk jurnal.
Proses pengubahan itu berurutan mulai pukul 14.27 hingga 16.00.
"Kami juga melacak oknum yang mengubah data itu di IP Adress yang sama," imbuhnya.
Dia menduga, ada cyber crime dengan sabotase sistem online.
Amarlina pun sempat membuat aduan ke Polres Batang.
"Namun, kami butuh gerak cepat, kami ke pengurusnya (Disdikbud Jateng) dulu apakah bisa diselesaikan atau diubah sistemnya (sehingga diterima kembali)," jelasnya.
Baca juga: Polisi Buru Perampok Minimarket di Jalan Pantura Subah Batang, Kantongi Ciri-ciri dari Rekaman CCTV
Baca juga: Cegah Terkena Covid Jelang Keberangkatan, Jemaah Calon Haji Batang Diminta Batasi Pertemuan
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Batang Pralambang, membenarkan kejadian tersebut.
Namun, baru delapan orangtua siswa yang mengadu. Sementara, satu orangtua belum memberi laporan.
"Iya, memang kami menerima ada delapan aduan resmi dari orangtua. Ini ada urutan dua bisa terpental padahal jarak rumahnya hanya 117 meter, dinding rumah bahkan berdempetan dengan sekolah," terangnya saat ditemui, Rabu.
Ia menjelaskan, hilangnya nama sembilan calon siswa baru itu baru diketahui dari laporan orangtua.
Pihak wali murid menelepon pihak sekolah pukul 16.00 WIB, beberapa saat setelah PPDB Online ditutup, Jumat.
Padahal, jelang penutupan PPDB Online, ruangan pendaftaran tidak ada orang.
Pihaknya langsung mengecek dan menemukan ada sembilan nama menghilang.
Pralambang menyebut, posisi sembilan nama yang hilang itu sebelumnya dalam kategori aman.
Namanya masih ada hingga 15.55 atau lima menit sebelum penutupan.
"Nama-nama yang hilang, posisi dalam jurnal random atau acak, dan digantikan dengan pendaftar yang zonasinya lebih jauh, lebih dari satu kilometer, bahkan dua kilometer," ujarnya.
Pihaknya langsung meneruskan laporan wali murid tersebut dalam Berita Acara Aduan sebagai dasar laporan langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah.
Saat ini, pihaknya masih menyimpan berkas milik sembilan pendaftar yang sempat hilang.
Dan masih menunggu keputusan dari Disdikbud Jateng terkait nasib sembilan calon siswa itu. (*)
Baca juga: Honda Istimewa ID Kupas Tuntas AHMBS 2022 bareng Alumni
Baca juga: Kunjungi UMP Banyumas, Menteri BUMN Erick Thohir Dorong Mahasiswa Farmasi Kembangkan Industri Herbal
Baca juga: ISTIMEWA! Dihadapan Keluarga dan Warga Lain, 12 Warga Binaan Rutan Banyumas Rampungkan Khotmil Quran
Baca juga: Membangun Bangsa Butuh Gotong-royong, Puan Minta Kader PDIP Banyumas Memuka Diri Jalin Silaturahim