Berita Nasional

Hadapi Kejahatan Berbasis Teknologi, Presiden Jokowi Minta Polri Selangkah Lebih Maju

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri selangkah lebih maju dari pelaku kejahatan.

Editor: rika irawati
Youtube Sekretariat Presiden
Tangkap layar Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan ke-76 Hari Bhayangkara di Akpol Semarang, Selasa (5/7/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri selangkah lebih maju dari pelaku kejahatan.

Khususnya, dalam menghadapi kejahatan berbasis teknologi.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin upacara peringatan ke-76 Hari Bhayangkara di Akpol Semarang, Selasa (5/7/2022).

Menurut Presiden, sebagai aparat keamanan, Polri harus semakin siap dalam menghadapi berbagai kejahatan berbasis teknologi.

"Kita harus semakin siap dalam menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru. Oleh sebab itu, Polri harus lebih maju dibandingkan pelaku kejahatan. Polri harus terus berinovasi dan meningkatkan penguasaan teknologi," ujar Jokowi dalam siarang langsung YouTube Sekretariat Presiden, Selasa.

Baca juga: Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa Bali hingga 1 Agustus, Anak 6-12 Tahun Wajib Vaksin Covid-19

Baca juga: Pemerintah Menetapkan 1 Zulhijah 1443 Hijriah Jatuh Pada 1 Juli 2022. Kapan Iduladha?

Baca juga: Gelar Demo di Alun-alun Purwokerto, Mahasiswa di Banyumas Desak Pemerintah Buka Draf RKUP Ke Publik

Selain itu, presiden juga mengingatkan, masih banyak tugas berat lain yang harus diselesaikan Polri.

Antara lain, soal penanganan pandemi Covid-19 yang masih memerlukan penanganan yang serius.

"Saya minta, Polri selalu siaga dalam penanggulangan Covid-19," kata Jokowi.

Presiden pun meminta Polri ikut mewaspadai dampak ketidakpastian global, krisis energi, krisis pangan dan krisis keuangan.

Dalam konteks tersebut, Polri harus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat lebih kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Di sisi lain, Presiden turut menegaskan berbagai agenda nasional lain yang juga perlu didukung oleh Polri.

Pertama, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dilanjutkan pemindahan ibu kota.

"Adalah pindah cara kerja untuk membangun motor kemajuan Indonesia ke depan. Polri harus mengawal agar dapat berjalan lancar dan tepat waitu," tegas Jokowi.

Kedua, agenda G20 yang sudah berlangsung dan harus terus dikawal.

Puncak acara KTT G20 yang akan dilangsungkan di Bali pada November mendatang, akan turut dihadiri oleh para pemimpin dunia.

"Yang ketiga, agenda besar demokrasi pileg, pilpres dan pilkada serentak 2024 harus diantisipasi dengan baik. Berikan dukungan kamtibmas secara maksimal agar pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan baik," tambah Jokowi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Polri Harus Lebih Maju Dibandingkan Pelaku Kejahatan".

Baca juga: Berharap Tuntutan Hukuman Berkurang, Dua Polisi Blora Janji Kembalikan Uang Korupsi Rp 3,049 Miliar

Baca juga: KABAR DUKA. Penyanyi Lagu Widuri, Bob Tutupoly Tutup Usia

Baca juga: Jadwal Penutupan dan Jalan Alternatif saat Jembatan Mojo Solo Diperbaiki

Baca juga: Pengumuman PPDB Online SMA/SMK Negeri di Jateng: 216.107 Siswa Diterima dari 288.733 Pendaftar

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved