Berita Semarang

Terungkap! Puluhan Bangkai Kambing di Sungai Serang Susukan Kabupaten Semarang Berasal dari Sumatera

Teka-teki asal bangkai kambing yang ditemukan di Sungai Serang, Desa/Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terungkap.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HANES WALDA
Bangkai domba tersangkut di bebatuan Sungai Serang di Dusun Pamotan, Desa/Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa (21/6/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Teka-teki asal bangkai kambing (berita awal domba, Red) yang ditemukan di Sungai Serang, Desa/Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terungkap.

Bangkai kambing tersebut berasal dari Sumatera.

Bahkan, polisi telah meminta keterangan warga lokal yang membantu proses pembuangan bangkai kambing-kambing tersebut.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA mengatakan, jajarannya telah meminta keterangan satu pelaku pembuangan.

"Ada satu orang pelaku pembuangan, warga lokal yang membantu membuang bangkai kambing tersebut. Identitas kami simpan dulu," jelasnya, Rabu (22/6/2022), di Mapolres Semarang.

Baca juga: Puluhan Bangkai Domba Ditemukan di Sungai Serang Susukan Kabupaten Semarang, Diduga Mati Akibat PMK

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Landa Perkampungan Padat Penduduk di Kopeng Kabupaten Semarang

Baca juga: Menikmati Rawa Pening Bisa di Bukit Cinta Banyubiru Kabupaten Semarang, Tersedia Fasilitas Gazebo

Baca juga: Nelayan di Rawa Pening Kabupaten Semarang Temukan Mayat Mengapung, Dikira Boneka

Yovan mengatakan, total ada 97 bangkai kambing yang dibuang pada Senin (20/6/2022) malam.

"Karena dibuang di sungai maka bangkai-bangkai tersebut hanyut. Dari keterangan, ada 97 ekor yang dibuang," terangnya.

Ditambahkan, sebagai pembantu tenaga buang bangkai, warga lokal tersebut mendapat upah Rp 100.000.

"Informasinya, ada tiga orang, ini masih kami dalami. Tapi, baru satu orang yang kami mintai keterangan, belum ditetapkan sebagai tersangka," kata Yovan.

Yovan mengungkapkan, bangkai kambing tersebut berasal dari daerah Sumatera.

Pihaknya mengungkapkan, sudah mendapat identitas sosok yang menyuruh membuang bangkai kambing.

"Dan menggunakan jasa ekspedisi, pakai dua truk dari Sumatera karena kondisi sudah membusuk. Orang ini minta rekannya di Tengarang untuk bantu membuang," paparnya.

Ditegaskan, kondisi bangkai kambing tersebut terkena penyakit mulut dan kuku.

"Kami sudah konfimasi dengan dinas dan pihak yang berkompeten terhadap PMK, iya positif kena karena di mulut dan kukunya ada luka, jadi kambing-kambing ini terjangkit," kata Yovan.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 50 bangkai kambing ditemukan di Sungai Serang.

Kepala Desa Susukan Joni Anwar mengatakan, mendapat laporan dari perangkat Dusun Pamotan pada Selasa (21/6/2022) sekira pukul 05.30 WIB.

"Menyampaikan, ada banyak bangkai kambing, kalau yang di wilayah kami ada sekitar 50 ekor," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pembuang 97 Bangkai Kambing di Sungai Serang Semarang Terungkap, Pelaku Diupah Rp 100.000".

Baca juga: Tak Hanya Punya Elektoral Tinggi, Ini Kriteria Calon Presiden Ideal yang Dicari PDIP

Baca juga: Kisah Relawan ODGJ Banyumas: Keluar Ongkos untuk Evakuasi, Senang Bisa Pertemukan dengan Keluarga

Baca juga: Kenapa Harus Ganjar yang Bacakan Rekomendasi Rakernas PDIP Isinya Capres Hak Prerogatif Megawati?

Baca juga: Kasus PMK di Kabupaten Tegal Melonjak, 22 Hari Bertambah hingga 826 Ternak

Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Berita Semarang
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved