Berita Pekalongan

Tanggul Sungai Meduri Jebol, Ratusan Rumah di 4 Desa/Kelurahan di Pekalongan Terendam Rob

Empat desa/kelurahan di Kabupaten dan Kota Pekalongan terendam rob setelah tanggul Sungai Meduri yang melintasi wilayah tersebut jebol.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Anak-anak bermain air rob yang merendam tiga desa di Kabupaten Pekalongan dan satu kelurahan di Kota Pekalongan, Jumat (24/6/2022). Ratusan rumah terendam rob akibat tanggul Sungai Meduri yang ada di perbatasan kabupaten itu jebol. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Empat desa/kelurahan di Kabupaten dan Kota Pekalongan terendam rob setelah tanggul Sungai Meduri yang melintasi wilayah tersebut jebol.

Kejadian ini membuat ratusan rumah terendam rob dan memaksa 28 warga mengungsi.

Empat wilayah yang terendam banjir tersebut adalah Desa Tegaldowo, Desa Karangjompo, Desa Mulyorejo, di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan; dan Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Sungai Meduri terletak di perbatasan Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Kades Tegaldowo Junaidi mengatakan, tanggul Sungai Meduri ini jebol sejak Selasa (21/6/2022).

Menurutnya, tanggul jebol akibat rob terlalu tinggi.

"Tanggul jebol sejak Selasa sore karena rob terlalu tinggi."

"Tanggul yang jebol panjangnya sekitar 25 meter," kata Kades Tegaldowo Junaidi, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Cerita Bule Perancis Nikahi Ning atau Putri Kiai Pekalongan: Love at First Sight saat Jadi Relawan

Baca juga: Isi Bensin Hingga Meluber di SPBU Merdeka Pekalongan, Motor Roda Tiga Terbakar saat Distater

Baca juga: Pabrik Sumpit di Kulu Pekalongan Terbakar, Api dari Ruang Oven saat Proses Pengeringan

Menurut Junaidi, tanggul yang jebol ada di sisi timur sungai.

"Sore tanggul jebol, malam kami kerjakan tanggulnya (buat tanggul darurat). Rabu malam dan Kamis malam, jeobl lagi."

"Tanggul darurat kami kerjakan manual sehingga tidak kuat. Bambunya hanyut lagi."

"(Hari ini), kami pakai ekskavator. Jadi, alhamdulilah, sudah kuat dan ini tinggal numpuki karung berisi tanah," ungkapnya.

"Rumah dan jalan terendam air dengan ketinggian sekitar 40-60 sentimeter," tambahnya.

Nuryadi (63), warga Tegaldowo RT 07 RW 03 mengatakan, rob menggenangi permukiman sejak empat hari lalu.

"Ketinggian banjir ini mencapai 50 sentimeter. Di dalam rumah, ketinggian airnya mencapai 20 sentimeter," kata Nuryadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved