Kasus Khilafatul Muslimin

Pentolan Pimpinan Khilafatul Muslimin Brebes Merupakan Residivis, Kapolres: Kasus Makar!

Berdasarkan pemeriksaan tiga tersangka tersebut, pimpinan Umul Quro Khilafatul Muslimin Kabupaten Brebes, GZ merupakan residivis.

tribunbanyumas.com/fajar
Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menunjukkan barang bukti penetapan kasus berita bohong dalam konvoi aliran Khilafatul Muslimin di Mapolres Brebes, Senin (6/6/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Polisi terus memeriksa dan mendalami tiga orang tersangka yang merupakan anggota Khilafatul Muslimin Brebes.

Polisi juga telah menangkap amir atau pimpinan wilayah Cirebon Raya yang membawahi 10 cabang atau Umul Quro daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat, termasuk Brebes.

Sebelumnya, tiga orang pimpinan Khilafatul Muslimin Brebes ditetapkan tersangka atas buntut konvoi motor promo khilafah di daerah yang terkenal dengan telur asin ini.

Tiga orang tersebut yakni berinisial GZ, AS, dan D yang merupakan warga Kabupaten Brebes.

Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menunjukkan barang bukti penetapan kasus berita bohong dalam konvoi aliran Khilafatul Muslimin di Mapolres Brebes, Senin (6/6/2022).
Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menunjukkan barang bukti penetapan kasus berita bohong dalam konvoi aliran Khilafatul Muslimin di Mapolres Brebes, Senin (6/6/2022). (tribunbanyumas.com/fajar)

Baca juga: Pimpinan Khilafatul Muslimin Cirebon Raya Ditangkap di Tegal, Pimpin 10 Daerah di Jateng dan Jabar

Berdasarkan pemeriksaan tiga tersangka tersebut, pimpinan Umul Quro Khilafatul Muslimin Kabupaten Brebes, GZ merupakan residivis.

Ia pernah ditahan selama 1986 hingga 1994 atas kasus makar.

Namun saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui kepastian kasus yang menjeratnya selama 9 tahun.

"Hasil dari pengembangan, GZ merupakan residivis kasus makar di tahun 1896.

Namun kasus yang dulu sedang kita dalami lagi," kata Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Dikaitkan dengan Pimpinan Tertinggi Khilafatul Muslimin, Ponpes Ngruki Sukoharjo Bantah BNPT

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy (tengah) paparkan penetapan tersangka konvoi Khilafatul Muslimin di Brebes.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy (tengah) paparkan penetapan tersangka konvoi Khilafatul Muslimin di Brebes. (tribunbanyumas.com/rahdyan)

Tiga tersangka pentolan organisasi terlarang itu ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kapolres mengatakan, ketiga tersangka mulai ditahan pada Senin (6/6/2022).

Namun demikian, saat ini polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang tersangka.

Baca juga: Terkuak! Daerah Perbatasan Provinsi Ini Ternyata Jadi Pusat Khilafatul Muslimin di Jateng-DIY

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya orang yang bertanggung jawab, atas kegiatan konvoi kelompok Khilafatul Muslimin.

"Pemeriksaan ini untuk mengetahui kemungkinan adanya orang yang bertanggung jawab atas kegiatan konvoi," tandasnya. 

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Menangkap Pimpinan Tertinggi Khilafatul Muslimin

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved