Berita jateng
Ganjar Sempat Terkejut Dengar Kabar Duka Mantan Ketua PBNU KH Abbas Muin Banyumas
Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat (27/5), selang sehari kembali berpulang ulama panutan bangsa.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Lagi, bangsa ini diliputi duka mendalam. Usai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat (27/5), selang sehari kembali berpulang ulama panutan bangsa.
Beliau adalah KH Abbas Muin, mantan Ketua PBNU periode 1999-2015. Ulama kharismatik asal Purwokerto Banyumas itu meninggal dunia Jumat malam di RS Geriatri, Purwokerto.
Baca juga: Perumahan Berbasis Komunitas, Mahmudi Cilacap Berterimakasih ke Ganjar Dapat Rumah Layak
Baca juga: Sejumlah Bagian Bangunan Puskesmas Jeruklegi Cilacap Rusak, Ganjar Langsung Cari Kontraktornya!
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sedang berada di Banyumas menyempatkan diri bertakziah ke rumah duka, di Desa Pamijen Kecamatan Sokaraja. Ganjar datang tepat sebelum jenazah dibawa ke pemakaman di daerah Sokaraja Lor.
Ganjar memberikan penghormatan terakhir pada KH Abbas Muin yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Lakpesdam PBNU 1994-1996 itu. Ganjar menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya sang ulama.
"Saya atas nama pribadi, keluarga dan Gubernur Jawa Tengah menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya KH Abbas Muin. Dan tentu, kami masyarakat merasa kehilangan sosok beliau," kata Ganjar dalam sambutannya.
Baca juga: Ikut Lapak Ganjar, Galeri Sani Pottery Borobudur Magelang Rasakan Peningkatan Kunjungan
Ganjar mengatakan terkejut saat mendengar kabar KH Abbas Muin meninggal. Sebab, ia memantau perkembangan pengobatan KH Abbas Muin di rumah sakit.
"Saya sempat terkejut, karena saya ikut perkembangan kesehatan beliau naik turun, dan sempat membaik," ucapnya.
Baca juga: Duka Ganjar untuk Buya Syafii Maarif: Beliau Tokoh Panutan yang Menyejukkan
Ganjar mengenal betul sosok KH Abbas Muin. Selama hidup, sang kyak sangat baik dan banyak mengajarkan kebaikan pada masyarakat.
"Beliau sangat baik, banyak mengajarkan kita tentang keagamaan. Kehadirannya selalu membikim ayem dan beliau juga aktif di aktifitas-aktifitas sosial. Semoga beliau diterima Allah SWT, diampuni semua dosanya dan diterima semua amal baiknya. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi keikhlasan," tutupnya.(*)
Baca juga: Tinjau Pengungsi Banjir Rob di Kota Pekalongan, Gubernur Ganjar: Waspada Juni dan Juli!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/berita-jateng-29052022_828.jpg)