Berita Batang
Jembatan Peturen Batang Ditutup Mulai 30 Mei untuk Perbaikan, Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan
Impian warga memiliki akses layak untuk menghubungkan Kecamatan Warungasem dan Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, hampir terealisasi.
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Impian warga memiliki akses layak untuk menghubungkan Kecamatan Warungasem dan Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, hampir terealisasi.
Jembatan Peturen yang selama ini tak layak dilewati, mulai diperbaiki.
Proyek tersebut dibiayai APBD sebesar Rp 2,82 miliar dan dikerjakan sejak 22 April.
Proyek ini direncanakan rampung 17 November 2022 mendatang.
Selama perbaikan, jembatan akan ditutup, mulai Senin (30/5/2022).
Pengguna jalan bisa melewati tiga jalan alternatif yang telah disiapkan.
"Untuk kendaraan roda empat atau lebih, dari arah Warungasem ke Batang, lewat jalan akses tol Batang-Pekalongan Setono atau Jalan Achmad Alf Djunaid," tutur Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPU PR) Batang Endro Suryo, Minggu (29/5/2022).
Baca juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Alas Roban Batang, Korban Tewas Sempat Loncat
Baca juga: 4 Truk Terlibat Kecelakaan di Alas Roban Batang, Berawal dari Truk Bermuatan Besi Alami Rem Blong
Baca juga: Bantuan Keuangan Pemprov Jateng Sudah Mulai Dirasakan Warga Sijono Batang
Baca juga: Mempermudah Layanan dan Menyiapkan SDM, Pesan Ganjar kepada Pj Bupati Batang
Sementara, untuk kendaraan kecil dari Batang ke Warungasem, bisa lewat jalan Basuki Ramat-Jalan Desa Menguneng-Jalan Desa Lebo-Jalan Desa Sawah Joho.
Begitu juga dari arah sebaliknya, yaitu dari Warungasem ke Batang bisa lewat Jalan Basuki Rahmat-Jalan Desa Sawah Joho-Jalan Desa Lebo-Jalan Desa Munguneng.
"Insyaallah, sebelum November, sudah selesai. Untuk progres pekerjaan, saat ini, sudah 43 persen."
"Karena pengerjaan Jembatan Peturen bukan jembatan saja, ada sebagian pengaspalan hotmik yang dikerjakan sebelum lebaran Idulfitri kemarin," jelasnya.
Dijelaskanya, Jembatan Peturen sudah berumur 30 tahun sehingga sudah waktunya perbaikan total.
Jembatan itu memiliki panjang 14 meter dan lebar 4,5 meter.
"Jembatanya kami ganti total, IWF baru, abutment baru dan juga ada pelebaran jebatan yang dulu 4,5 meter menjadi 8 meter," ujarnya. (*)
Baca juga: Pentas Wayang Pantang Digelar di Wonosegoro Boyolali. Jika Dilanggar, Warga Percaya Terjadi Petaka
Baca juga: Tak Tutup Pasar Hewan, Ini Cara Dinas Pertanian Cilacap Cegah Penyakit Mulut dan Kuku pada Ternak
Baca juga: Jadi Balapan Terakhir di Musim 2022, Marquez Finis di Posisi 10 MotoGP Italia. Bagnaia Naik Podium
Baca juga: Dukung Pembangunan Masjid Jami Babussalam, Bupati Purbalingga Janjikan Hibah Rp 50 Juta di 2023