Senin, 13 April 2026

Berita Semarang

Gara-gara Pinjol, Rizka Bunuh Anaknya di Kamar Hotel Semarang

Ia melakukan hal keji itu lantaran ditegur suami menggunakan uang tabungan untuk membayar utang melalui skema pinjaman online atau pinjol.

tribun/rahdyan
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar tunjukkan barang bukti Rizka Sofianasari membunuh anaknya di hotel 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Rizka Sofianasari membunuh anaknya di kamar hotel Kota Semarang pada Selasa (10/5/2022).

Sang buah hati berusia 3,7 tahun tewas sembari memegang mainan mobil-mobilan di tangan kanannya.

Rizka juga berusaha mencoba untuk bunuh diri namun gagal.

Baca juga: Balon Udara Hampir Menabrak Sayap Pesawat Citilink! Laporan Gangguan Paling Banyak dari Pekalongan

Ia melakukan hal keji itu lantaran ditegur suami menggunakan uang tabungan untuk membayar utang melalui skema pinjaman online atau pinjol.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan, bocah laki-laki yang dibunuh tersangka merupakan anak pertama.

Peristiwa tersebut berawal adanya permasalahan rumah tangga antara tersangka dengan suaminya.

"Tersangka takut karena menggunakan uang mereka tanpa sepengetahuan suaminya sebanyak Rp 38 juta.

Suaminya kaget ketika uang di rekening Rp 39 juta tinggal Rp 1 juta," tutur Kombes Pol Irwan Anwar saat konferensi pers, Rabu (11/5/2022).

Baca juga: Penyakit Mulut dan Kuku Menjangkiti Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Instruksikan Ini

Kombes Irwan menuturkan uang yang berada di rekening digunakan tersangka untuk membayar pinjaman online.

Menurut keterangan tersangka, setahun yang lalu temannya berinisial SS menggunakan KTP-nya untuk meminjam uang di pinjaman online.

Hal tersebut disetujui oleh tersangka.

"Temannya menggunakan KTP tersangka untuk meminjam pinjaman online kurang lebih Rp 12 juta," kata Kapolrestabes.

Baca juga: PPKM dan PTM Jalan Terus di Jateng, Ganjar: Sudah Seperti Endemi!

Karena identitas pelaku dipinjam, tersangka ditagih.

Pinjaman tersebut awalnya Rp 12 juta namun membengkak karena bunga.

"Karena mendapat tagihan tersangka membayar tagihan itu menggunakan uang tabungan keluarga mereka," ujarnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved