Ramadan 2022
Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Bubarkan Warga Pesta Mercon di Lapangan Jenggot Kota Pekalongan
Petugas gabungan bubarkan kerumunan warga sehabis salat subuh di lapangan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jumat (29/4/2022).
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP Kota Pekalongan, membubarkan kerumunan warga sehabis salat subuh di lapangan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jumat (29/4/2022).
Pantauan di lapangan, mereka berkumpul karena ingin melihat beberapa orang menyalakan mercon berukuran besar dan berdaya ledak tinggi.
Biasanya, warga kegiatan tersebut berlangsung Jumat dan Minggu, seusai salat subuh.
Petugas gabungan tiba di lokasi sekira pukul 05.30 WIB.
Bahkan, tak hanya imbauan, petugas terpaksa menembakkan gas air mata untuk memaksa warga bubar.
Baca juga: Pejabat Pemkot Pekalongan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Wali Kota Aaf: Jangan Sampai Viral
Baca juga: Waspada Para Pemudik! Ini Lokasi Rawan Kecelakaan di Ruas Tol Pekalongan
Baca juga: Asyik! Ada Tambahan Rest Area di Pekalongan atau di Ruas Tol Pejagan-Semarang untuk Pemudik
Baca juga: Ganjar Pantau Pembagian BLT Minyak Goreng di Kabupaten Pekalongan: Jangan Beli Rokok
Efek tembakan gas air mata membuat mata perih sehingga warga berangsur meninggalkan lokasi.
Pada saat membubarkan massa, petugas sempat mengejar beberapa warga yang nekat menyulut mercon atau petasan.
Setelah dilakukan penyisiran, petugas gabungan berhasil mengamankan puluhan petasan berukuran besar, yang belum sempat disulut.
Kemudian, puluhan kendaraan yang ditinggal pemiliknya, di bawa ke Polsek Pekalongan Selatan.
Candra (27), warga Jenggot, mengatakan, kegiatan menyulut mercon biasa dilakukan warga seusai salat subuh di hari Jumat dan Minggu, selama bulan Ramadan.
"Pokoknya, habis salat subuh, Mas. Warga wis mulai berkumpul di sini (Lapangan Jenggot) untuk nyalakan mercon. Terus, jalan di sekitar lokasi juga sampai macet," katanya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi menjelaskan, penertiban tersebut dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat.
"Dari informasi warga bahwa di lapangan Jenggot ini sering dijadikan tempat untuk menyalakan mercon yang berukuran besar. Sehingga, kami dari tim gabungan melakukan pembubaran," katanya.
Pihaknya mengungkapkan, petasan ini sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Kami lakukan imbauan kepada warga bahwa petasan itu dilarang," ungkapnya. (Indra Dwi Purnomo)
Baca juga: H-3 Lebaran, Antrean Kendaraan Pemudik Mulai Terlihat di Pintu Tol Kalingkung Semarang
Baca juga: H-3 Lebaran Arus Mudik Lewat Ajibarang Banyumas Ramai Lancar, Kapolsek: Titik Rawan Macet di Pasar
Baca juga: Enam Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Subang, 2 Pemudik asal Purbalingga Tewas
Baca juga: H-3 Lebaran Pemudik Motor Mulai Masuk Kota Tegal, Arus Lalu Lintas Terpantau Ramai Lancar