Kecelakaan Lalu Lintas

Truk Pengangkut Gas Terguling di Banyumanik Kota Semarang, Sempat Seruduk Pikap

Truk gas alam terkompresi, mengalami kecelakaan di Banyumanik, atau tepatnya di seberang RS Hermina, Rabu (27/4/2022) sekira pukul 00.15 WIB.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Relawan Semarang
Proses evakuasi truk bermuatan gas alam terkompresi di Banyumanik, Kota Semarang, Rabu (27/4/2022). Kecelakaan yang melibatkan tujuh kendaraan itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan tujuh lainnya terluka. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Truk bermuatan CNG (Compressed Natural Gas) atau gas alam terkompresi, mengalami kecelakaan di Banyumanik, atau tepatnya di seberang RS Hermina, Rabu (27/4/2022) sekira pukul 00.15 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan tujuh kendaraan dan mengakibatkan dua orang meninggal sementara enam orang lainnya terluka.

"Iya, betul, ada tujuh kendaraan yang terlibat (kecelakaan). Dua meninggal dunia," ucap Kanit Lantas Polrestabes Semarang AKP Adji, Rabu.

Ketujuh kendaraan meliputi truk tangki gas CNG pelat L 8790 UE yang dikendarai Kusdilan (45), warga Purwakarta, Jawa Barat.

Kemudian, Daihatsu Espass pikap bernomor polisi E 8539 VG dengan sopir Armawanto (39), warga Jetis, Bakung, Jogonalan, Kabupaten Klaten;

Baca juga: Yuliah Pilih Mudik ke Semarang Menggunakan Kereta Api: Bebas Macet

Baca juga: IARMI Gelar Bakti Sosial di Sejumlah Titik Keramaian di Kota Semarang

Baca juga: Rudianto Pilih Mudik Via Jalur Alternatif Semarang-Temanggung, Sembari Menikmati Pemandangan Indah

Baca juga: H-6 Lebaran, Pemudik Mulai Masuk Brebes. Didominasi Motor dari Jakarta dan Semarang Raya

Mobil Daihatsu Ayla berwana putih dengan nomor polisi H 8921 RW yang dikemudikan Imam Subekti (36), warga Kalibanteng Kidul, Semarang Barat;

Mobil Toyota Calya warna abu-abu bernomor polisi B 2522 TZQ dengan pengemudi Winarto (46), warga Purwosari, Baturaden, Banyumas.

Mobil boks bernomor H 1768 OY, yang dikendarai Thomas Kusuma (41), warga Banyumanik, Kota Semarang;

Mobil Lexus RX300 warna abu-abu bernomor polisi B 1628 IC dikemudikan Warna B Dikro (41), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dan, motor Honda CBR warna hitam tahun 2021 bernomor polisi H 5971 OA dikendarai Aldrian Nusa Reviano (23), karyawan RSNW Semarang, Kecamatan Manyaran, Wonogiri.

"Dua korban meninggal dunia adalah sopir Ayla Imam Subekti (36) dan sopir truk Kusdilan (45)," beber Adji.

Adji mengatakan, Kusdilan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat pada bagian kepala dan badan.

Sementara, Imam Subekti, meninggal dunia dalam perawatan di RS Hermina Kota Semarang akibat luka berat di bagian kepala.

sementara, korban yang mengalami luka ringan adalah sopir dan penumpang kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved