Selasa, 14 April 2026

Mudik 2022

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Diprediksi Dipadati 80 Ribu Pemudik

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang memprediksi 80 ribu pemudik akan memadati pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

tribun/iwan
Penumpang kapal saat turun dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) di Tanjung Emas Semarang tahun 2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tidak hanya jalur darat, pemudik yang menggunakan moda transportasi melalui jalur laut juga diprediksi mengalami lonjakan.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang memprediksi 80 ribu pemudik akan memadati pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada mudik tahun ini.

Prediksi itu merujuk dari kondisi mudik di 2019 atau sebelum pandemi.

Kala itu, saat kondisi normal penumpang turun di pelabuhan Tanjung Emas ada 45.200 dan 35 ribu yang berangkat.

"Puncak mudik akan terjadi pada Minggu depan.

Kami prediksi penumpang kapal akan meningkat seperti di 2019," beber Pelaksana Harian KSOP Tanjung Emas Semarang, Mashudi Rofik, baru-baru ini.

Baca juga: Waspada! Hujan Disertai Petir Terjadi saat Masa Mudik Lebaran di Jateng

Menghadapi kondisi arus mudik, telah siap sebanyak 12 kapal yang dioperasikan di Kota Semarang. 

Belasan kapal itu dipastikan layak mengangkut para pemudik dari tiga perusahaan operator masing-masing PT Pelni, PT Dharma Lautan Utama dan PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).

Menurut Mashudi, seluruh kondisi kapal sudah diperiksa ulang untuk mengetahui kelayakan operasional saat momentum arus mudik Lebaran 2022.

Pengecekan dilakukan pada fasilitas sarana dan prasarana keselamatan, alat pendukung kesehatan penumpang serta kondisi geladak kapal.

Pihaknya juga sudah melaksanakan random check untuk mengetahui kelayakan kapal jauh hari sebelum Ramadan.

"Tiga operator sudah dilakukan perawatan rutin sehingga tidak ada temuan persoalan apapun," bebernya.

Baca juga: Anjuran untuk Pemudik yang Hendak ke Kebumen-Yogyakarta Via Jalan Lingkar Sumpiuh Banyumas

Ia melanjutkan, dari 12 kapal tersebut, enam di antaranya milik Pelni, empat kapal milik PT DLU dan dua kapal milik PT ALP. 

Rute perjalanannya yaitu Kalimantan-Semarang PP dan Sumatera-Semarang PP.

"Rata-rata kapal yang beroperasi saat arus mudik hingga arus balik memiliki kapasitas 400-800 penumpang," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved