Berita Banyumas

Warga Cindaga Banyumas Ditangkap Polisi, Simpan Sabu dan Alat Hisap di Bungkus Rokok

Polresta Banyumas mengamankan seorang pengedar narkoba jenis Sabu di Jalan R Soepono Desa Beji, Senin (18/4/2022).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
Penyidik memeriksa IF (22), warga Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, terkait kasus narkotika, di Mapolresta Banyumas, Senin (18/4/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satuan Reserse Narkoba Polresta Banyumas mengamankan seorang pengedar narkoba jenis Sabu di Jalan R Soepono Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Senin (18/4/2022).

Kasat Narkoba Polresta Banyumas AKP Guntar Arif Setiyoko mengatakan, pengedar yang diamankan adalah IF (22), warga Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Ia ditangkap berdasarkan informasi yang didapat petugas dari masyarakat, akan ada transaksi narkoba.

"Kami mendapatkan informasi bahwa ada seseorang yang akan transaksi jual beli narkotika di daerah Desa Beji, Kedungbanteng."

"Setelah itu, tim melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan," jelas Kasat Narkoba dalam rilis, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: PT KAI Daop 5 Purwokerto Pastikan Jalur di Banyumas Siap Dilewati Kereta Arus Mudik Lebaran

Baca juga: Berawal dari Suara Pletok-pletok dari Toko Bangunan di Baturraden Banyumas, Warga Lihat Api Membesar

Baca juga: Permintaan Beduk Keniten Banyumas Meningkat, Perajin: Dibanding 2 Tahun Lalu, Kali Ini Sudah Lumayan

Ia menjelaskan, penangkapan terjadi sekira pukul 21.00 WIB.

Dari tangan IF, polisi juga mengamankan satu bukus rokok berisi sedotan warna merah, plastik klip transparan berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu, seberat bruto 0.7 gram.

Barang itu ditemukan di jaket sweater warna hitam yang dipakai IF.

Kepada polisi, IF mengaku mengambil narkotika jenis sabu tersebut di sekitar lokasi penangkapan.

Guntar menuturkan, IF akan dijerat Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Hukuman minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun. Saat ini, pelaku dan barang bukti telah kami amankan di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut," kata Guntar. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Tak Mau Divaksin, Warga Terdaftar BST di Purbalingga Bakal Dicoret dari Penerima Bantuan

Baca juga: Cristiano Ronaldo Berduka, Satu di Antara Anak Kembarnya yang Baru Lahir Meninggal

Baca juga: Dream Theater Bakal Manggung di Solo Agustus 2022, Wali Kota Gibran Berharap Bisa Pulihkan Ekonomi

Baca juga: BPOM Temukan Ikan Berformalin di Pasar Bitingan Kudus

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved