Minggu, 12 April 2026

Berita Kebumen

Bukan yang Pertama! Pegawai Serulingmas Banjarnegara Tewas Diterkam Harimau Juga Terjadi pada 2011

Kejadian karyawan Serulingmas Banjarnegara tewas diterkam harimau, Minggu (17/4/2022), bukanlah yang pertama.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Wartawan mengambil gambar di kandang area display harimau di Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas, Banjarnegara, Senin (18/4/2022). Di lokasi ini, seorang petugas tewas diterkam seusai memberi makan harimau. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kejadian karyawan Serulingmas Banjarnegara tewas diterkam harimau, Minggu (17/4/2022), bukanlah yang pertama.

Meski begitu, agar tak terulang, pengelola Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas Banjarnegara, Jawa Tengah, akan memperketat pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP).

"Ke depan, pasti akan memperbaiki kekurangan yang ada, sistem kandang, sistem perawatan, dan lain-lain," kata Direktur Taman Reakreasi Margasatwa Banjarnegara Lulut Yekti Adi kepada wartawan, Senin (18/4/2022).

"Kami berharap, tidak ada kejadian lagi (seperti ini), di kemudian hari," lanjut Lulut.

Baca juga: Polisi Periksa Dua Saksi dalam Kasus Pegawai Serulingmas Banjarnegara Tewas Diterkam Harimau

Baca juga: KRONOLOGI Pegawai Serulingmas Banjarnegara Tewas Diterkam Harimau, Terjadi seusai Beri Makan

Baca juga: Karyawan Kebun Binatang Serulingmas Banjarnegara Tewas Diterkam Harimau, Pengelola Masih Selidiki

Dikutip dari Kompas.com, penyerangan harimau terhadap karyawan di Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas, Minggu (17/4/2022), bukan yang pertama.

Kejadian serupa pernah terjadi pada 2011. Saat itu, harimau menyerang dan menewaskan pawang atas nama Muhdi (52).

Namun, Lulut mengaku tidak mengetahui apakah peristiwa kali ini ada kesamaan dengan peristiwa sebelumnya.

"Saat itu (kasus Muhdi), saat (saya) belum di sini dan (Serulingmas) belum menjadi BUMD (Badan Usaha Milik Daerah)," ujar Lulut.

Lulut mengatakan, saat kejadian, korban sebenarnya telah menerapkan SOP ketat dalam perawatan satwa.

"Perusahaan memiliki SOP yang sudah dijalanakan oleh seluruh karyawan, termasuk juga korban, pada saat kejadian," kata Lulut.

Namun, untuk mengetahui kronologi persis kejadian tersebut, pihaknya masih menunggu penyelidikan yang dilakukan polisi dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Diberitakan sebelumnya, sorang karyawan Taman Reakreasi Margasatwa Banjarnegara, Jawa Tengah, bernama Lulut Dwi Prasetya (35), tewas diterkam harimau, Minggu (17/4/2022).

Peristiwa itu terjadi saat korban selesai memberi makan harimau dan berusaha memindahkan harimau dari kandang display ke kandang tidur.

Baca juga: Diperkirakan Ada 300 Ribu Kendaraan Masuk Kota Tegal saat Arus Mudik 2022

Baca juga: Terpeleset saat Main di Saluran Irigasi, Bocah di Kebumen Hanyut Hingga 1 Km

Baca juga: Mobil Pribadi Pemudik Bakal Kena Aturan Ganjil Genap di Tol Cikampek-Kalikangkung, Ini Jadwalnya

Baca juga: Terjebak di Dalam Mobil Pribadi, Balita 2 Tahun di Karanganyar Nyaris Kehabisan Oksigen

Saat ini, kasus tersebut juga telah diselidiki penyidik Polres Banjarnegara.

Kasatreskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio mengatakan, pihaknya telah memeriksa dua saksi dalam kasus itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved