Selasa, 14 April 2026

Berita Banjarnegara

Polisi Periksa Dua Saksi dalam Kasus Pegawai Serulingmas Banjarnegara Tewas Diterkam Harimau

Polres Banjarnegara masih menyelidiki kasus tewasnya pegawai Kebun Binatang Serulingmas akibat diterkam harimau koleksi, Minggu (17/4/2022).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Pita polisi terpasang di sekitar kandang harimau benggala Kebun Binatang Serulingmas Banjarnegara, Senin (18/4/2022). Di lokasi ini, seorang pegawai kabun binatang tewas diterkam seusai memberi makan harimau tersebut, Minggu (17/4/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kasatreskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tewasnya pegawai Kebun Binatang Serulingmas akibat diterkam harimau.

Penyidik masih mengumpulkan bukti dan telah meminta keterangan dari dua saksi.

Untuk sementara, selama proses penyelidikan, polisi juga menutup operasional kebun binatang itu.

"Ada dua orang diperiksa dari Serulingmas," jelas Bintoro dalam konferensi pers di Serulingmas Banjarnegara, Senin (18/4/2022).

Baca juga: Karyawan Kebun Binatang Serulingmas Banjarnegara Tewas Diterkam Harimau, Pengelola Masih Selidiki

Baca juga: KRONOLOGI Pegawai Serulingmas Banjarnegara Tewas Diterkam Harimau, Terjadi seusai Beri Makan

Baca juga: Warga Banjarnegara Dikukut Polisi, Jual Minyak Goreng Curah dalam Kemasan Botol Premium

Bintoro mengatakan, dari pengakuan pengelola Serulingmas, petugas telah melakukan standard operasional prosedure (SOP).

Meski begitu, belum diungkap SOP yang dimaksud.

"Kalau dari Serulingmas mengatakan, sudah sesuai SOP. Tapi, belum memberikan SOP-nya itu seperti apa."

"BKSDA nanti akan dihubungi dan kami akan bersurat," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Lulut Dwi Prasetya (35), seorang karyawan Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas, Banjarnegara, tewas diterkam Harimau Benggala koleksi kebun binatang tersebut, Minggu (17/4/2022).

Direktur Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas Banjarnegara Lulut Yekti Adi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat itu, korban yang merupakan pemberi makan satwa atau keeper, selesai memberi makan harimau itu.

"Kejadian penyerangan berlangsung pada saat korban dalam posisi sendirian. Sehingga, detail kronologi tidak diketahui pasti oleh karyawan maupun pihak lain dan kami masih menyelidiki," ujar Lulut usai konferensi pers di Kebun Binatang Serulingmas, Senin.

Lulut mengatakan, akibat diterkam harimau, korban mengalami luka di bagian leher dan punggung.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, korban tak berhasil diselamatkan. Korban meninggal diduga akibat kehabisan darah. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Diperkirakan Ada 300 Ribu Kendaraan Masuk Kota Tegal saat Arus Mudik 2022

Baca juga: Terpeleset saat Main di Saluran Irigasi, Bocah di Kebumen Hanyut Hingga 1 Km

Baca juga: Mobil Pribadi Pemudik Bakal Kena Aturan Ganjil Genap di Tol Cikampek-Kalikangkung, Ini Jadwalnya

Baca juga: Terjebak di Dalam Mobil Pribadi, Balita 2 Tahun di Karanganyar Nyaris Kehabisan Oksigen

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved