Kamis, 14 Mei 2026

Berita Tegal

Bermain Sepak Bola Api Ala Warga Pagerbarang Tegal, Tradisi saat Malam Ramadan

Bahan untuk membuat bola api yaitu menggunakan kelapa yang kemudian diolesi bensin selama dua hari supaya bisa mudah saat dibakar api.

Tayang:
tribun/desta
Warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal antusias mengikuti kegiatan pawai obor yang kemudian ditutup dengan pertandingan sepak bola api, Minggu (3/4/2022) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Banyak kegiatan yang diadakan untuk mengisi Ramadan 2022.

Ada tradisi yang rutin dilaksanakan di malam bulan suci Ramadan di Kabupaten Tegal.

Tradisi ini diadakan pada awal-awal Ramadan sebagai tanda menyambut bulan suci setahun sekali ini untuk umat Muslim.

Yakni tradisi pawai obor yang kemudian ditutup dengan pertandingan sepak bola api di Desa Mulyoharjo, Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Minggu (3/4/2022) malam.

Baca juga: Berkah Ramadhan bagi Sarimo, Pedagang Tradisional yang Jualannya Diborong Ganjar

Tradisi ini sempat berhenti selama dua tahun berturut-turut karena pandemi Covid-19.

Baru pada tahun ini atau Ramadan 1443 hijriah/2022 tradisi warga Desa Mulyoharjo kembali diadakan.

Kepala Desa Mulyoharjo, Abdul Basir, menuturkan, untuk rute pawai obor yaitu mengelilingi desa yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer.

Setelah keliling di semua sudut desa, baru titik terakhir yaitu di halaman depan masjid untuk pertandingan sepak bola api.

Baca juga: Selama Bulan Puasa, Halaman Rektorat UMP Banyumas Berubah Jadi Pasar Ramadan. Tampung 125 PKL

Peserta sepak bola api berasal dari  pegawai pemerintah desa, perangkat desa, karangtaruna, dan ikatan rejama masjid Desa Mulyoharjo.

"Kegiatan pawai obor kali ini ada 1.000 buah obor.

Dua kegiatan ini bisa dibilang tradisi turun temurun sudah lebih dari 10 tahunan," ungkap Abdul Basir, pada Tribun, Minggu (3/4/2022).

Baca juga: Umat Islam Aboge Banyumas Baru Mulai Puasa Ramadan pada Senin 4 April, Ini Alasannya

Selain itu, kata dia, dengan pelaksanaan tradisi ini menandakan bahwa warga setempat sangat antusias menyambut datangnya Ramadan.

Sehingga semua ikut andil memeriahkan yaitu mulai anak-anak, remaja, dewasa, orangtua, tokoh agama, dan lain-lain.

"Alhamdulillah warga sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini.

Mengingat, dua tahun sempat tidak menyelenggarakan karena pandemi Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Bingung Cari Takjil di Bobotsari Purbalingga? Datang Saja ke Pasar Berkah di Rest Area Loskar Mulia

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved