Berita Tegal

Orang Tak Dikenal Satroni Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal Jumadi, Hanya Kunci Motor yang Hilang

Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, disatroni orang tak dikenal, pada Jumat (1/4/2022), dini hari.

tribun/fajar
Tangkapan layar video orang tak dikenal memanjat pagar dan memasuki Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, dengan cara menaiki pagar, pada Jumat (1/4/2022), dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, disatroni orang tak dikenal, pada Jumat (1/4/2022), dini hari.

Orang tak dikenal tersebut masuk ke dalam rumah dinas yang berada di Jalan Kartini, Kota Tegal, dengan cara memanjat pagar.

Kejadian tersebut diketahui setelah orang nomor dua di Kota Tegal ini kehilangan kunci sepeda motor.

Baca juga: Sidak Minyak Goreng Curah, Bupati dan Kapolresta Banyumas Temukan Dugaan Pelanggaran

Muhamad Jumadi mengatakan, ia mengetahui kejadian tersebut setelah merasa kehilangan kunci sepeda motor.

Setelah mengecek CCTV, ternyata ada orang yang tak dikenal memasuki rumah dinas.

Dia masuk dengan melompat melalui pagar depan.

"Setelah diingat-ingat, ketemulah buat mengecek CCTV rumah dinas.

Ternyata sekitar Jumat 1 April 2022 jam 04.20 WIB, ada orang tak dikenal masuk lewat pagar depan rumah," kata Jumadi, Sabtu (2/4/2022).

Baca juga: Tanah Longsor Di Cilacap, 200 Jiwa Warga Desa Kutabima Terdampak

Jumadi mengatakan, orang tersebut menaiki pagar lalu menuju ke sisi belakang dan masuk ke rumdin.

Setelah itu, orang tersebut seperti mencari sesuatu barang.

Meski begitu, menurut Jumadi, ia belum menemukan barangnya yang hilang.

Barang yang hilang hanya kunci sepeda motor.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi yang hilang.

Saya belum mengecek semua apa saja yang hilang.

Namun karena hal ini, kita memang harus waspada karena bagaimanapun ini adalah aset negara," ungkapnya.

Baca juga: Bus Penumpang Ludes Terbakar di Tol Semarang, Dua Warga Semarang dan Cimahi Terluka

Jumadi mengatakan, rumah dinas yang ditempati tidak memiliki penjaga sama sekali.

"Satpol PP tidak ada, penjaga tidak ada.

Bagaimanapun juga ini aset negara.

Ini ada saya ataupun tidak ada saya, harusnya dijaga," ujarnya.(*)

Baca juga: Atlet Paralayang Jatuh saat Terbang, Timpa Rumah di Kabupaten Semarang, Ini Fakta-Faktanya

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved