Berita Cilacap

Tanah Longsor Di Cilacap, 200 Jiwa Warga Desa Kutabima Terdampak

Hujan deras yang mengguyur wilayah Cimanggu Kabupaten Cilacap pada Kamis (31/3/2022) sore menyebabkan tanah longsor.

ist/dok BPBD Cilacap
Bencana Tanah Longsor yang terjadi di Dusun Citulang Desa Kutabima Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (31/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cimanggu Kabupaten Cilacap pada Kamis (31/3/2022) sore menyebabkan tanah longsor di Dusun Citulang, Desa Kutabima, Cimanggu, Cilacap.

Sebanyak 215 jiwa dari 72 orang kepala keluarga (KK) terdampak.

Selain itu 18 hewan ternak hilang tertimbun tanah longsor.

Bencana Tanah Longsor yang terjadi di Dusun Citulang Desa Kutabima Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (31/3/2022).
Bencana Tanah Longsor yang terjadi di Dusun Citulang Desa Kutabima Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (31/3/2022). (ist/dok BPBD Cilacap)

Baca juga: Ramadhan 2022, Jadwal Imsak Dan Buka Puasa Wilayah Cilacap Besok Ahad 3 April 2022

Adapun peristiwa tanah longsor terjadi setelah hujan deras disertai petir di wilayah Desa Kutabima sejak pukul 15.00 WIB hingga 20.00 WIB yang kemudian menyebabkan tanah longsor ke arah pemukiman warga.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap hingga Jumat (1/4/2022) menemukan sebanyak 17 titik lokasi tanah longsor yang ada di RT 006, RT 009 dan RT 004 Dusun Citulang, Desa Kutabima.

Ada 3 unit rumah warga tertimbun, 2 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah rusak ringan dan 49 unit rumah terancam longsor.

Selain itu ada 1 unit jembatan ambruk, sawah seluas 2 hektare dan perkebunan seluas 2 hektare juga turut terdampak longsor.

Baca juga: Kapolres Cilacap Klaim Tak Ada Antrean Minyak Goreng Curah dan Kemasan Jelang Ramadan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Wijonardi mengatakan, saat ini jalan desa lumpuh total dan tidak bisa dilewati kendaraan.

"Adapun kondisi mutakhir, terkini jalan desa lumpuh total tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, bahkan sulit untuk dilewati dengan jalan kaki," kata Wijonardi melalui sambungan telepon, Sabtu (2/4/2022).

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Dua Desa di Cilacap Terendam Banjir Lagi

Selain itu jaringan listrik juga sempat padam lantaran beberapa pohon tumbang dan menimpa kabel listrik.

"Pada saat kejadian banyak pohon besar yg tumbang menimpa kabel dan putus, beberapa tiang listrik roboh.

Sehingga listrik sempat padam, namun kemarin sore sudah kembali menyala," jelasnya.

Baca juga: Stasiun Gumilar Cilacap Kembali Layani Naik Turun Penumpang, Tak Layani Pembeli Tiket KA Langsung

Untuk mengantisipasi adanya bencana susulan, BPBD mengimbau masyarakat di sekitar lereng perbukitan atau tebing dan di dekat sungai agar waspada dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman jika terjadi hujan lebih dari 1 jam.

Akses jalan ke lokasi kejadian yang sempit dan tinggi serta tikungan ekstrem menurut Wijonardi menjadi kendala dalam penanganan pemulihan bencana tanah longsor di Desa Kutabima.

"Akses jalan ke lokasi sempit dan tinggi, tikungan ekstrem hanya bisa untuk kendaraan kecil sehingga mobilitas alat berat sangat beresiko," imbuh Wijonardi.(*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved