Berita Banjarnegara
Pot Bunga Serabut Kelapa, Kerajinan Tangan dari Difabel Banjarnegara
Ia berlatih membuat kerajinan pot bunga dari serabut kelapa dari temannya sesama difabel.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: mamdukh adi priyanto
Jirno kini juga sudah memiliki mesin untuk menggilas serabut kelapa (tepes) menjadi bahan baku kerajinan.
Dengan begitu, ia bisa menghemat ongkos produksi dari pembelian bahan baku.
Ia juga bisa memproduksi dalam jumlah besar karena bahan baku melimpah di rumah.
"Saya berharapnya ada pengepul yang menampung.
Kalau menunggu pesanan, kadang ramai kadang sepi," ujarnya.
Baca juga: Summit Kota Sehat 2022, Ganjar Minta Ada Perbaikan Tata Kelola Sektor Kesehatan
Di sisi lain, Jirno sebenarnya butuh alat transportasi untuk memasarkan produknya.
Selama ini, ia hanya mengandalkan media sosial untuk memasarkan produknya karena bisa dilakukan dari rumah.
Jika memiliki sepeda motor roda tiga, Jirno bisa lebih leluasa memasarkan produknya secara offline, atau dengan cara berkeliling.
Ia sebenarnya sudah meminta bengkel untuk memodifikasi sepeda motor miliknya yang ia beli dengan penuh perjuangan.
Baca juga: Preman Stasiun Poncol Semarang Viral di Tiktok, Arogan Turunkan Penumpang Taksi Online
Hanya ia sampai saat ini belum bisa menebus kendaraan modifnya karena belum memiliki cukup uang.
"Untuk modif sekitar Rp 7 juta.
Saya baru DP Rp 2 juta.
Kekurangannya saya tidak ada uang," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/difabel-banjarnegara.jpg)