Berita Tegal

Jarang yang Tahu! Watak Orang Tegal Diibaratkan Banteng Loreng Binoncengan, Apa Penjelasannya?

Falsafah lokal warisan nenek moyang itu mengandung makna bahwa watak orang Tegal itu berani dan kritis.

Jarang yang Tahu! Watak Orang Tegal Diibaratkan Banteng Loreng Binoncengan, Apa Penjelasannya?
ist/dok arpusda Jogja
Lukisan yang menggambarkan Banteng Loreng Binoncengan yang merupakan lambang watak masyarakat Tegal

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Ada falsafah kuno menarik yang menggambarkan watak orang Tegal.

Watak wong Tegal diibaratkan Banteng Loreng Binoncengan.

Falsafah lokal warisan nenek moyang itu mengandung makna bahwa watak orang Tegal itu berani dan kritis.

Baca juga: Cerita Siti Inggil, Situs Ratu Kalinyamat di Desa Kriyan Jepara

Banteng artinya gagah berani, sedangkan loreng artinya agak kasar.

Sejarawan Pantura, Wijanarto mengatakan, masyarakat Tegal itu disimbolkan dengan Banteng Loreng Binoncengan.

Orangnya digambarkan dengan sosok yang kritis dan berani melawan.

"Masyarakat Tegal itu kritis.

Dan itu disimbolkan dengan Banteng Loreng Binoncengan," kata Wijanarto, kepada Tribun baru-baru ini.

Baca juga: Jalabia Jajanan Khas Tegal yang Memiliki Rasa Manis dan Gurih, Sudah Jarang Ditemui

Meskipun kritis dan berani, tetapi banteng tersebut sebenarnya bisa dikendalikan oleh siapapun.

Asalkan yang menuntun dan menunggangi adalah orang yang lemah lembut, ramah, serta tidak mempunyai maksud buruk.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved