Berita Jateng

Ganjar Ajak Pejabat 'Nglarisi' Parsel UMKM Jateng: Berikan Ke Buruh dan Penjaga Toilet

Ia pun mengajak para pejabat berlomba-lomba menghadiahkan parsel, bukan ke atasan namun pada buruh dan wong cilik yang selama ini membantu organisasi.

ist/dok pemprov
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat peluncuran parsel UMKM di Semarang, Kamis (24/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Menjelang ramadan dan lebaran, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak jajarannya nglarisi parsel bikinan UMKM.

Ia pun mengajak para pejabat berlomba-lomba menghadiahkan parsel, bukan ke atasan namun pada buruh dan wong cilik yang selama ini membantu organisasi.

Hal ini dikatakan Ganjar, saat melaunching gerakan penjualan parsel UMKM 2022, di Hotel Gumaya, Selasa (22/3/2022).

Baca juga: Menteri Pembangunan Nasional Singapura Temui Gubernur Ganjar, Apa Saja yang Dibahas?

Menurutnya, gerakan ini berawal dari ikhtiar semasa Pandemi Covid-19, untuk menggerakkan perekonomian para pengusaha kecil yang bergerak di bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

"Mudah-mudahan aksi ini bisa membantu warga dengan keikhlasan tentu saja, bisa meningkatkan sinergi untuk meningkatkan ekonomi kita," ujarnya.

Baca juga: Lepas Keberangkatan Kafilah Fasi Jateng ke Ajang Nasional, Ganjar Teringat Masa Kecil

Ia menggarisbawahi, pemberian parsel tetap tidak boleh sebagai bentuk gratifikasi.

Oleh karena itu, ia meminta agar parsel diberikan kepada wong cilik.

"Ayolah kita punya rezeki kita beli (parsel UMKM).

Ngasihnya ada aturannya, saya tak izinkan untuk beri parsel untuk pejabat di atasnya, gak boleh ini gratifikasi.

Berikanlah kepada yang butuh.

Kasih buruhnya, kasih penjaga sepeda motor kita, yang jaga pintu, jaga toilet, mereka yang bersih-bersih itu siapa yang kasih perhatian," ajak Ganjar, dalam sambutannya.

Baca juga: Ganjar Klaim Stok Pangan Jateng Aman Jelang Ramadan, Soal Harga Masih Fluktuatif

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkopukm) Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, pada penjualan parsel UMKM 2021 lalu, jumlahnya mencapai Rp 2,014 miliar.

Jumlah itu menurutnya, terkumpul dalam kurun dua minggu.

Oleh karena itu, ia yakin dengan persiapan matang, penjualan parsel UMKM tahun ini melebihi nilai tersebut.

Nantinya, Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, akan berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Oleh-Oleh (ASPO), sebagai jangkar bagi produk UMKM.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved