Berita Banjarnegara

Mayoritas Gas Beracun di Dieng Banjarnegara Jenis H2S, Apa Dampaknya Jika Terhirup?

Keberadaan gas beracun di wilayah Dieng dibenarkan petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dieng Aziz.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Pengunjung menikmati objek wisata Kawah Sikidang Dieng, beberapa waktu lalu. 

Data PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, dalam konsentrasi tinggi, 350-450 PPM, gas H2S bisa menyebabkan syaraf penciuman lumpuh, hingga kepala pusing, dan sukar bernapas.

Baca juga: Terseret Arus saat Seberangi Sungai Ente, Warga Cilongok Banyumas Ditemukan Tewas

Baca juga: Pertamina Mulai Perbaiki Pipa Bocor dan Bersihkan Sungai yang Tercemar Minyak di Sambong Blora

Baca juga: Jadwal All England Hari Pertama: 2 Derby Indonesia Bakal Tersaji, Perang Saudara Ganda Putra!

Baca juga: Temukan 9 Titik Rawan Bencana Alam di Jalur Kereta Api, Ini yang Dilakukan PT KAI Daop 5 Purwokerto

Hingga pada konsentrasi lebih tinggi, 450-600 PPM, H2S bisa membuat orang sulit bernapas, kerja jantung terganggu, hingga kekuatan tubuh melemah, dan meninggal.

Pada konsentrasi 600-10000 PPM, korban bisa langsung tidak sadar dan meninggal dalam waktu kurang dari 15 menit atau lebih.

Meski begitu, Aziz memastikan, kondisi kawah aktif di Dieng, termasuk kawah yang menjadi destinasi wisata, dalam pantauan petugas PVMBG.

Sehingga, akan ada peringatan bagi wisatawan saat terjadi peningkatan konsentrasi gas beracun. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved