Berita Banyumas

Banjir di Desa Prembun Banyumas Sudah Surut, Kerugian Warga di Sektor Pertanian dan Peternakan

Banjir yang menggenangi permukiman warga di Desa Prembun, Tambak, Banyumas pada Selasa (15/3/2022) sudah mengalami surut total.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS/IMAH MASITOH
Seorang warga Desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, mengungsikan barang berharga setelah banjir menggenangi rumah mereka, Selasa (15/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS – Banjir yang menggenangi permukiman warga di Desa Prembun, Tambak, Banyumas pada Selasa (15/3/2022) sudah mengalami surut total pada Rabu (16/3/2022).

Terdapat 4 dusun yang terendam banjir di desa tersebut.

"Alhamdulilah genangan air sudah tidak ada.

Air sudah masuk ke alur sungai," terang Kepala Desa Prembun, Masudi.

Baca juga: Pegawai Kantor ATR BPN Purwokerto Banyumas Heboh, Pawang Ular Temukan 8 Ular di Gudang Arsip

Warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing sejak Rabu pagi untuk membersihkan rumah akibat banjir.

Warga memanfaatkan cuaca panas untuk menjemur padi yang terendam banjir baik yang ada di pelataran rumah maupun lapangan.

Masudi menuturkan, kerugian yang dialami warga terbesar berasal dari sektor pertanian dan peternakan yang mencapai kurang lebih Rp 1,9 miliar.

"Kerugian sampai total nya kurang lebih 1,9 miliiar rupiah," ungkap Masudi.

Baca juga: Banjir di Banyumas Belum Surut. Di Kecamatan Tambak, Ketinggian Air Masih Sepusar Orang Dewasa

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas pun mendatangi warga untuk memberikan pengobatan gratis untuk hewan ternak warga yang sakit akibat banjir yang melanda desa tersebut. 

Selain itu Kepala Puskesmas Tambak beserta staf mengadakan pelayanan pengobatan bagi warga terdampak banjir Desa Prembun yang mengeluhkan sakit gatal, pusing, dan mual-mual dampak dari banjir.

Hingga Rabu sore, cuaca di Desa Prembun cukup mendung tebal sehingga membuat khawatir warga bila sampai terjadi hujan yang dapat menyebabkan banjir.

"Sekarang suasana mendung yang luar biasa di daerah Watu Agung, mudah-mudahan tidak hujan.

Saya juga mengkhawatirkan.

Belum hujan tapi tampak pekat," ungkap Masudi.

Baca juga: 15 Ton Padi Milik Petani yang Sudah Dipanen Hanyut Terbawa Banjir Banyumas, Padahal Sedang Bagus

Untuk mewaspadai hujan turun lebat yang dapat menyebabkan banjir kembali, pihak desa sudah mewaspadainya dan akan cepat memberikan pengumuman kepada seluruh warga bila banjir datang kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved