Berita Banyumas

Berawal dari 3 Ikan Koki, Pemuda Asal Ajibarang Banyumas Buka Toko Ikan Hias Beromzet Jutaan Rupiah

Berawal dari hobi memelihara tiga ekor ikan hias, seorang pemuda 22 tahun di Kabupaten Banyumas mampu meraup penghasilan besar di masa pandemi Covid.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Edi Sulistiono melayani pembeli di kios ikan hias yang berada di Jalan Raya Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Minggu (6/3/2022). Dibuka sejak setahun lalu, ikan hias ini menghasilkan omzet jutaan rupiah di tengah lesunya perekonomian akibat pandemi Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Berawal dari hobi memelihara tiga ekor ikan hias, seorang pemuda 22 tahun di Kabupaten Banyumas mampu meraup penghasilan besar di masa pandemi Covid-19.

Tak disangka, dari hobinya itu, ia mampu menghasilkan jutaan rupiah di setiap bulannya.

Dialah Edi Sulistiono, pemilik kios ikan hias di Jalan Raya Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas.

Kios yang berdiri di depan rumah orangtuanya itu sekaligus untuk budidaya dan penjualan aneka ikan hias.

Beragam ikan hias berbagai ukuran ditempatkan pada aquarium berbeda ukuran, mulai dari kecil, sedang, hingga besar.

"Awalnya, dari hobi dan saya terjun ke dunia perikanan. Saya memiliki tiga ekor ikan hias, kemudian saya jual untuk membeli ikan lain dan kini sudah banyak."

"Saya memiliki banyak jenis ikan hias, di antaranya cana, koki, kome, oskar, rtc, koi, moli gapi, arwana, palmas, menfis, aviat, dan cupang."

"Omset saat ini sekitar Rp 5 jutaan per bulan," terangnya saat ditemui Tribunbanyumas.com di kiosnya, Minggu (6/3/2022).

Baca juga: Segarnya Kuah Soto Sangka Asli Banyumas Tanpa Penyedap Rasa, Sudah Ada Sejak 1925!

Baca juga: Unik! di Banyumas Ada Wisata Kebun Buah di Belakang Kandang Ayam

Baca juga: Bawa Kabur dan Jual Motor Teman, Pemuda asal Banyumas Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Baca juga: Taman Wisata Sentana Sumpiuh Banyumas, Kolam Renang di Pegunungan, Ada Sate Sepanjang 1,5 Meter

Edi mengatakan, tiga ekor ikan hias yang dimiliki pertama adalah jenis koki, yang dibeli seharga Rp 45 ribu.

Melihat ikan jenis ini banyak diminati, dia menjual. Uang hasil penjualan tersebut kemudian digunakan untuk membeli indukan ikan hias yang dikembangbiakkan.

Dia pun tak hanya membeli indukan ikan koki tetapi berkembang ke jenis lain.

Setiap hari, kios ikan hias milik Edi, ramai pembeli.

"Saya beli ikan Cana karena bagus. Ikan Cana berasal dari negara India."

"Saya senang sekali pada ikan ini. Saya beli, satu ekor seharga Rp 15 ribu," kata seorang pembeli, Rizki Amin.

Para pembeli yang datang merupakan pecinta ikan hias.

Mulai dari orang tua, dewasa, juga anak-anak.

Baca juga: Ulang Tahun Ke-5, Radio Gema Soedirman Purbalingga Berkomitmen Hibur dan Beri Informasi ke Pendengar

Baca juga: KABAR DUKA: Anggota DPRD Kota Semarang dari PDIP Dibyo Sutiman Tutup Usia, Sempat Dirawat di RS

Baca juga: Jurus Ganjar Pranowo Mengentaskan Kemiskinan di Jateng, Diharapkan Ditiru Kabupaten/Kota

Baca juga: Kapolres Banjarnegara Jemput Nuzailla, Bocah 17 Bulan Penderita Tumor Mata Sebesar Bola Tenis

Tak jarang, mereka datang hanya keliling dan melihat keunikan serta kecantikan ikan-ikan hias yang ada.

Rizki mengaku sengaja datang bersama kakak dan adiknya untuk membeli ikan hias guna menambah koleksi di rumah.

Di kios milik Edi, harga ikan hias dijual bervariasi, mulai dari Rp 2000 hingga ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah per ekor.

Di kios ini, Edi juga menjual berbagai peralatan dan aksesoris akuarium, serta pakan ikan hias. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved