Berita Banyumas

Manfaatkan! Polresta Banyumas Beri Vaksinasi Booster Sistem Lantatur di Alun-alun Purwokerto

Polresta Banyumas menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 booster secara drive thru di Alun-alun Purwokerto.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Warga Kabupaten Banyumas mengikuti vaksinasi Covid-19 booster secara drive thru di depan Alun-alun Purwokerto, Selasa (1/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Polresta Banyumas menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 booster secara drive thru di Alun-alun Purwokerto.

Vaksinasi menggunakan layanan tanpa turun (lantatur) dari kendaraan ini digelar selama dua pekan, 1-14 Maret 2022.

Selasa (1/3/2022), petugas menyiapkan 350 dosis vaksin untuk warga.

"Dosis yang disiapkan 350 dosis. Kalau kurang, akan berkoordinasi dengan Puskesmas dan DLT untuk ikut kerjasama," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu, Selasa.

Baca juga: Melasti, Puluhan Umat Hindu Banyumas Sembahyang di Curug Gemawang Somagede Banyumas

Baca juga: Dinperindag Banyumas Pasok 25.200 Liter Minyak Goreng Murah, Pedagang Diminta Prioritaskan Pelanggan

Baca juga: Tradisi Angon Putu, Mbah Ngaeni Kumpulkan 123 Cucu hingga Canggah di Pasar Karangtengah Banyumas

Edy mengatakan, tidak menutup kemungkinan, layanan pemberian vaksinasi booster ini akan diperpanjang jika animo masyarakat tinggi.

Menurutnya, vaksin drive thru di alun-alun ini, terutama diberikan kepada sopir truk dan pengemudi ojek online.

"Fokus ke vaksinasi, tujuan kita adalah agar warga semua tervaksin. Mari sama-sama sukseskan patuh berlalu-lintas," katanya.

Rizki Saputra, warga dari Purwokerto Selatan, memuji layanan vaksinasi booster sistem drive thru.

"Sangat membantu karena lebih cepat ketimbang antre di Puskesmas."

"Cepat sekali, dan pakai vaksin Astrazeneka. (Vaksin yang diterima) pertama dan kedua adalah Sinovac," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, vaksinasi ampuh melindungi warga dari serangan berat Covid-19 varian Omicron.

"Omicron ini berbahaya kalau terkena komorbid. (Kasus di Banyumas) yang meninggal adalah orang tua yang belum vaksin, orang tua sudah vaksin dosis 1, atau yang belum booster ketiga," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 1 Maret 2022: Rp 1.017.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Cilacap Hari Ini, Selasa 1 Maret 2022: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Selasa 1 Maret 2022: Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Selasa 1 Maret 2022: Siang Diperkirakan Hujan, Suhu 29 Derajat Celcius

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved