Berita Tegal
Satu Lagi Oleh-oleh dari Tegal, Getuk Bakar Buatan Gutella Singkong Keju. Bisa Pilih 4 Taburan
Getuk menjadi satu di antara oleh-oleh khas Jawa Tengah. Makanan yang terbuat dari singkong tumbuk ini kini tampil dalam beragam sajian.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Getuk menjadi satu di antara oleh-oleh khas Jawa Tengah. Makanan yang terbuat dari singkong tumbuk ini kini tampil dalam beragam sajian.
Di Gutella Singkong Keju Tegal, misalnya, getuk disajikan lewat cara dibakar.
Selain orisinal, pembeli juga bisa memilih tambahan toping, mulai dari keju, kacang, wijen, atau krim cokelat.
Owner Gutella Singkong Keju Imam Rudi Aji mengungkapkan, usaha tersebut dimulai saat produksi singkong di daerahnya melimpah.
Imam merupakan warga Desa Rembul RT 06 RW 02, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.
Lantaran belum ada usaha yang memanfaatkan singkong, Imam kemudian mulai membuat getuk.
"Getuk ini kan memang ciri khas Jawa Tengah khususnya Magelang, Purwokerto. Nah, saya ingin coba menghadirkan getuk di Tegal dengan rasa dan tampilan berbeda dari biasanya. Alhamdulillah, respon masyarakat cukup bagus," ungkap Imam, saat ditemui, Senin (31/1/2022).
Baca juga: Inilah Kuliner Favorit Warga Tegal Saat Ini, Kepala Ikan Manyung, Seporsi Cuma Rp 15 Ribu
Baca juga: Cari Wisata Air Pemacu Adrenalin? Coba Saja Guci River Tubing, Punya Jalur 1,5 Km dengan 33 Jurang
Baca juga: Konsumen Bisa Saksikan Atraksi Chef Mengolah Pasta Carbonara, Tersaji di Don Don Resto and Bar Tegal
Ingin menghadirkan ciri khas, Imam memilih menjual getuk bakar.
Sempat terhenti akibat terdampak pandemi Covid-19, Imam kembali membuka gerai di tempat wisata di DTW Guci Tegal, tepatnya arah Pancuran 13.
Dibantu sang istri, Imam menangani langsung proses produksi mulai dari membuat, membakar, hingga menyajikan kepada konsumen.
Dia berharap, ke depan, memiliki karyawan untuk membantu kinerja supaya lebih efisien.
"Harga yang kami tawarkan Rp 20 ribu per boks berisi 15 potong getuk. Sementara, baru ada getuk original dan toping keju, kacang, wijen, krim coklat."
"Tapi, kami akan kembangkan lagi menggunakan ubi ungu, coklat, dan isi rendang," jelasnya.

Untuk proses produksi, lanjut Imam, awalnya singkong dikupas kulitnya, dicuci, kemudian direbus.
Setelah matang, singkong langsung diangkat (ditiriskan) kemudian digiling dan dicampur bahan lain, di antaranya kelapa, gula, margarin, garam, dan tambahan susu.