Berita Kriminal

Pasangan Suami Istri Asal Adipala Cilacap Ditangkap Polisi, Jual Kamera yang Dirental di Banyumas

Pasangan suami istri, MT (28) dan RM (21), warga Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas atas kasus penggelapan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
Anggota Polresta Banyumas memeriksa pasangan suami istri MT (28) dan RM (21), warga Kecamatan Adipala, karena kasus penggelapan dengan modus rental sewa kamera, Senin (31/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pasangan suami istri, MT (28) dan RM (21), warga Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena kasus penggelapan dengan modus rental kamera.

Kedua pelaku diamankan polisi pada Kamis (27/1/2022).

Kasat Reskrim Kompol Berry mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (19/1/2022), di Desa Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas.

"Pelaku datang ke rumah korban, Pupung (22), dengan maksud menyewa kamera Canon tipe EOS 600 D dan 700 D."

"Setelah masa waktu sewa kamera berakhir, pelaku tidak mengembalikan kamera yang disewa tersebut. Korban dan saksi kemudian melaporkannya ke Polsek Sokaraja," ujar Berry melalui keterangan tertulis, Senin (31/1/2022).

Baca juga: 1 Bulan, Kasus Covid di Banyumas Tembus 154 Kasus. Dinkes: PPKM Masih Level 1

Baca juga: Berkat Terowongan Irigasi Tahun 1949, Warga 6 Desa di Kedungbanteng Banyumas Dapat Air Bersih

Baca juga: Serabi Legendaris Mbok Sur di Jalan Bank Purwokerto Banyumas Tak Pernah Sepi Pembeli, Ada Sejak 1960

Baca juga: Tak Kantongi Izin, Acara Nur Sugik di Sokaraja Banyumas Dibubarkan Paksa Ormas. Videonya Viral

Setelah menerima laporan tersebut, tim melakukan penyelidikan dan mengamankan para pelaku.

Dari hasil pengembangan, didapat keterangan dari pelaku bahwa mereka juga melakukan tindak pidana yang sama di empat lokasi lain di Kroya, Purwokerto, dan Sokaraja, dengan modus yang sama, yaitu menyewa kamera lalu menjual.

"Dari keterangan pelaku, mereka mengaku aksinya sejak 19 Januari 2022, ada lima TKP dijual dengan harga Rp 4 juta," imbuhnya.

Saat ini, pelaku dan juga barang bukti berupa satu unit Camera Canon type EOS 600 D, satu unit Camera merk Canon type EOS 700 D, dua lembar nota sewa, satu buah KTP atas nama pelaku RM, satu buah SIM C atas nama pelaku MT.

Kemudian, ada pula satu unit handphone merk Huawei warna biru, satu unit handphone merk Infinix X 509 warna hitam.

Berry mengatakan, kedua pelaku bakal dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Asal Usul Bahasa Ngapak di Banyumas Raya, Ternyata Warisan Majapahit

Baca juga: 8 Pemain Timnas Indonesia Positif Covid, Pelatih Shin Tae-yong Merasa Kecolongan

Baca juga: Lampu Lampion Pasar Gede Solo Dinyalakan, Warga Berjubel hingga Timbulkan Kemacetan

Baca juga: Bus Wisata Rombongan dari Demak Tabrak Tebing di Tawangmangu Karanganyar, Berawal dari Rem Blong

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved