Berita Nasional
Dua Kasus Omicron Meninggal: Masing-masing Punya Komorbid, Satu Pasien Belum Divaksin
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, dua pasien terpapar Omicron meninggal dunia pada Sabtu.
"Tetapi, sedikit udah ada tanda sesak, langsung dilakukan rujukan ke RSD Wisma atlet."
"Setelah dua hari dirawat, sesak itu semakin bertambah yang akhirnya dirujuk kembali ke RSPI Sulianto Saroso," ungkap Nadia.
Kemudian, saat dirawat di RSPI Sulianto Saroso, keadaan pasien kian memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.
Baca juga: Selamat! Romo Budi Raih Gelar Doktor Ilmu Lingkungan berkat Disertasi Kepemimpinan Agama di Kendeng
Baca juga: Mengenal Bordir Ichik Kudus Milik Ruchayah: Berjaya saat Konflik 1965, Dikenal Lagi Berkat Khofifah
Baca juga: Kota Semarang Bakal Dibanjiri Patung, Jadi Tetenger Setiap Jalan dan Kawasan
Baca juga: Cari Wisata Air Pemacu Adrenalin? Coba Saja Guci River Tubing, Punya Jalur 1,5 Km dengan 33 Jurang
Sementara, satu pasien lain yang meninggal dunia, memiliki penyakit penyerta dan belum melakukan vaksinasi.
"Sementara, kasus satunya, usia lansia dan sayangnya almarhum ini belum pernah mendapatkan vaksinasi, walaupun almarhum punya hipertensi dan sering kontrol ke puskesmas," ujar Nadia.
Nadia menyebut, belum diketahui secara pasti alasan pasien belum divaksinasi.
Namun, dari informasi sementara, pasien ragu melakukan vaksinasi karena memiliki banyak penyakit penyerta.
"Sampai saat ini, masih beberapa informasi yang kami dapatkan, dikarenakan almarhum memiliki komorbid."
"Dikatakan juga, dia ada sakit ginjal sehingga almarhum masih ragu-ragu mendapatkan vaksinasi," jelas Nadia. (Tribunnews.com/Maliana)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi Pasien Omicron di RI Meninggal, Sempat Tak Bergejala Lalu Sesak Nafas 3 Hari Kemudian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona_21.jpg)