Berita Semarang
Sepekan Dilanda Cuaca Buruk, BPBD Kota Semarang: 26 Rusak, 33 KK Terdampak
Catatan BPBD Kota Semarang, 26 rumah rusak dan 33 kepala keluarga terdampak bencana akibat cuaca buruk selama sepekan terakhir ini.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Cuaca buruk melanda kota Semarang dalam sepekan terakhir ini.
Akibatnya, terjadi beragam bencana mulai puting beliung, tanah longsor, banjir, hingga pohon tumbang.
Imbasnya, 26 rumah warga rusak dan setidaknya 33 KK terdampak.
Dari bencana puting beliung, BPBD Kota Semarang mencatat terjadi di Jalan Bugangan Dalam C RT 08 RW 01, Bugangan, Semarang Timur, Selasa (19/1/2022).
10 rumah warga terdampak dengan kerusakan atap rumah terhempas.
Baca juga: Update Kasus Corona di Kota Semarang - Enam Positif Terpapar Omicron, Dua Masih Dirawat
Baca juga: Polisi Tangkap Kurir Sabu Sistem COD di Jalan Imam Bonjol Semarang, Pelaku Dapat Upah Rp 5 Juta
Baca juga: Tarif Parkir Melebihi Ketentuan, Lima Jukir Lawang Sewu Semarang Terjaring Razia, Ini Sanksinya
Baca juga: Keren Nih, Tujuh Napi Lapas Semarang Dapat Penghargaan, Berkreasi Meski Ruang Gerak Terbatas
"Iya kejadian itu merusak 10 rumah warga berupa genteng atau atap rumah warga terhempas dan tidak ada korban jiwa," terang Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (22/1/2022).
Bencana yang sama terjadi pula di di Jalan Batursari 1 RT 04 RW 04, Sawah Besar, Gayamsari, Rabu (19/1/2022)
8 rumah warga rusak disapu angin puting beliung.
Kemudian, atap rumah Joko Widarso (45) beterbangan disapu angin di Jalan Jomblang Perbalan, Candi, Candisari, Rabu (19/1/2022) pukul 19.00.
"Pada hari itu terjadi hujan deras disertai angin kencang dengan intensitas lama sehingga atap rumah atau genteng warga di titik tersebut rusak," ucap Winarsono.
Selain bencana puting beliung, sepekan ini juga terjadi tanah longsor di beberapa lokasi di Kota Semarang.
Tragisnya dari kejadian itu menimbulkan satu korban jiwa.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Delikrejo RT 05 RW 11, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Rabu (19/1/2022) sekira pukul 18.30.
"Iya di lokasi itu satu remaja meninggal dunia di rumah sakit sebelumnya sempat alami kritis akibat tertimbun longsor," ujarnya.
Winarsono mengatakan, tebing longsor terjadi pula di Jalan Candisari RT 09 RW 04, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan pada Rabu (19/1/2022) pukul 19.00.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/cuaca-buruk-semarang-2.jpg)