Berita Nasional

Dipicu Varian Omicron, Kasus Covid di Indonesia Naik 525 dalam Sepekan. Hari Ini, Tembus 1054 Kasus

Dalam waktu sepekan, kasus Covid-19 di Indonesia melonjak hingga 100 persen. Terkait kondisi ini, pemerintah mulai bersiap menghadapi ledakan kasus.

Editor: rika irawati
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Dalam waktu sepekan, kasus Covid-19 di Indonesia melonjak hingga 100 persen. Terkait kondisi ini, pemerintah mulai melakukan persiapan menghadapi ledakan kasus.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, lonjakan kasus terjadi, satu di antaranya akibat merebaknya varian Omicron.

"Dari berbagai penelitian yang diberikan kepada saya oleh para teman-teman epidemiolog dan dokter, kita tahu bahwa varian Omicron ini menular sangat cepat, tetapi less severe atau tidak parah, walaupun terdapat angka kematian di beberapa negara namun jumlahnya cukup rendah dari varian ini," ujar Luhut dilansir dari siaran pers di laman resmi Kemenko Marves, Sabtu (15/1/2022).

Lonjakan kasus akibat varian Omicron ini tercermin dari jumlah kasus harian dalam sepekan terakhir.

Pekan lalu, 9 Januari 2021, Indonesia mencatat 529 kasus baru Covid-19 dalam sehari.

Baca juga: Siap-siap Hadapi Gelombang Omicron! Kasus di Indonesia Meningkat Jadi 506 Kasus

Baca juga: Waspada! Kasus Omicron di Indonesia Telah Mencapai 414 Orang, 31 Kasus Transmisi Lokal

Baca juga: 11 Pasien Covid Diduga Varian Omicron Dirawat di Rumdin Wali Kota Semarang, Ini Penjelasan Dinkes

Baca juga: Warga Kota Tegal Diminta Waspada Omicron, Ini Gejala Hingga Cara Penanganannya

Namun, data terbaru yang dirilis kemarin, 15 Januari 2021, ada 1.054 kasus baru Covid-19 dalam sehari alias meningkat hampir 100 persen dibanding pekan lalu.

Peningkatan ini terjadi hampir di semua wilayah di Indonesia.

DKI Jakarta, seperti biasa, jadi yang tertinggi, disusul Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Berkaca dari Jakarta

Di Jakarta, lonjakan kasus Covid-19 sangat terasa, dalam sepekan terakhir.

Semakin banyaknya kasus Covid-19 yang ditemukan bukan saja karena banyaknya pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang datang ke Ibu Kota, melainkan juga penularan secara lokal.

Di Krukut, kini, 14 RT diberlakukan karantina wilayah karena ada 67 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Karantina ini masih mungkin diperluas jika jumlah kasus Covid-19 kembali bertambah usai tes dan lacak.

Data dalam sepekan terakhir ini memperlihatkan bagaimana varian Omicron telah meluas di masyarakat.

Pada 9 Januari 2022, DKI Jakarta mencatat 393 kasus baru dalam sehari. Sebanyak 294 (74,8 persen) di antaranya adalah PPLN.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved