Breaking News:

Penanganan Corona

Vaksinasi Booster di Kendal Masih Sepi Peserta, dr Istikomah : Masih Kurangnya Sosialisasi

Dinkes menyebut, alokasi vaksin booster dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum sampai di Kabupaten Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Petugas kesehatan Puskesmas Kendal II melakukan vaksinasi booster, umum, dan anak di Aula Puskesmas setempat, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Vaksinasi dosis ketiga (booster) di Kabupaten Kendal mulai digalakkan pada Jumat (15/1/2022).

Dinkes Kabupaten Kendal telah mengintruksikan 30 Puskesmas untuk memulai vaksinasi booster dengan memanfaatkan aloaksi 18 ribu dosis untuk 2 hari pencanangan.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kabupaten Kendal, Muntoha mengatakan, alokasi vaksin booster dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum sampai di Kabupaten Kendal.

Baca juga: Jumat Harus Selesai 100 Persen, Vaksinasi Anak di Kendal Kurang 15 Persen, Bakal Dikebut Sehari

Baca juga: Remaja Asal Weleri Kendal Ini Ditangkap Polisi, Simpan Banyak Paket Sabu di Beberapa Lokasi

Baca juga: Zaenudin Temukan Kerusakan di Plengsengan Dermaga Pelabuhan Kendal: Dishub, Tolong Segera Perbaiki

Baca juga: Bentuk Kawasan Pabrik Tekstil di Kendal, PT APF Kaliwungu Bakal Butuh Seribu Tenaga Kerja

Akan tetapi, Kendal masih memiliki 18 ribu dosis vaksin jenis Pfizer yang bisa dipakai untuk mengawali program vaksinasi booster.

Alokasi yang ada dikomunikasikan dengan Dinkes Jateng untuk diberikan kepada masyarakat sebagai vaksin booster.

"Vaksin dari Kemenkes yang disiapkan untuk booster belum sampai."

"Nah, kami masih memiliki 18 ribu dosis vaksin Pfizer."

"Oleh pihak Dinkes Jateng sudah memberikan izin untuk pelaksanaan vaksinasi booster," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (14/1/2022).

Muntoha melanjutkan, atas dasar itu pihaknya mulai melaksanakan program vaksinasi booster di 30 Puskesmas secara serentak selama dua hari atau hingga Sabtu (15/1/2022).

Dengan catatan, sasarannya dibatasi hanya untuk lansia dan masyarakat 18 tahun ke atas yang rentan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved