Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Warga Tanonlor Karanganyar Tanam Pohon Pisang di Jalan, Kesal Lantaran Lama Tak Ada Perbaikan

Batang pisang itu telah dicabut selang beberapa jam kemudian setelah pihak desa memberikan penjelasan kepada warga.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMDES GEDONGAN KARANGANYAR
Warga dan perangkat desa mencabut batang pisang di jalan kampung Dusun Tanonlor, Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (9/1/2022), seusai bermediasi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Warga tancapkan beberapa batang pisang sebagai bentuk protes lantaran jalan di RT 03 RW 01 Dusun Tanonlor, Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar tidak kunjung diperbaiki.

Berdasarkan informasi, aksi itu dilakukan oleh warga pada Minggu (9/1/2022) pagi.

Akan tetapi, batang pisang itu telah dicabut selang beberapa jam kemudian setelah pihak desa memberikan penjelasan kepada warga.

Baca juga: Begini Kronologi Kebakaran Kedai Kopi dan Spa di Perum Fajar Indah Karanganyar

Baca juga: Cari Suasana Sejuk Jauh Keramaian? Air Terjun Sewawar dan Sedinding Karanganyar Jadi Pilihan Tepat

Baca juga: Masih Tunggu Proses Lelang, Perbaikan Jalan Grompol-Jambangan Karanganyar Dilaksanakan Tahun Ini

Baca juga: Midi Gunakan Uang Bansos Buat Perbaiki Rumah - 103 KK Terima Bantuan Dampak Bencana di Karanganyar

Kades Gedongan, Tri Wiyono menyampaikan, ada 10 pohon pisang yang ditempatkan di jalan kampung itu.

Jalan tersebut sempat dicor, tapi saat ini kondisinya rusak.

"Sudah dicabut kemarin," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/1/2022).

Dia menuturkan, perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan oleh Pemdes sejak 2019.

Pengalokasian anggaran perbaikan jalan itu juga sudah melalui koordinasi warga dengan BPD.

Anggaran perbaikan jalan sepanjang 150 meter, lebar 3 hingga 4 meter yang diajukan senilai Rp 64 juta.

Akan tetapi hingga saat ini perbaikan belum dapat terealisasi lantaran dampak pandemi Covid-19.

"2019 itu penetapan Februari, Maret ada Covid-19."

"Akhirnya dialihkan semua (anggaran fisik) untuk Covid-19."

"2020-2021 tidak ada pengerjaan fisik."

"2022 juga tidak ada anggaran untuk fisik," terangnya.

Sementara terkait proses perbaikan jalan tersebut, pihaknya akan mengupayakan menggunakan dana aspirasi anggota dewan. (*)

Baca juga: Pendaftaran SNMPTN Dibuka, Ini Daya Tampung Prodi 2021 di Unsoed Purwokerto yang Bisa Jadi Referensi

Baca juga: PT KAI Daop 5 Purwokerto Catat Ada 77.895 Penumpang saat Libur Nataru, Melonjak 50% dari Tahun Lalu

Baca juga: Dua Pemdes di Purbalingga Dapat Hadiah Motor, Tercepat Setorkan PBB dari Warga

Baca juga: Warga Kaligondang Purbalingga Tewas Jatuh dari Pohon Randu Setinggi 6 Meter, Diduga Dipicu Kesetrum

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved