Berita Banyumas

PT KAI Daop 5 Purwokerto Catat Ada 77.895 Penumpang saat Libur Nataru, Melonjak 50% dari Tahun Lalu

PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat ada 77.895 penumpang yang menggunakan layanan kereta api saat libur Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok PT KAI Daop 5 Purwokerto
Suasana antrean calon penumpang di Stasiun Daop 5 Purwokerto saat angkutan Natal dan Tahun Baru, Sabtu (1/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat ada 77.895 penumpang yang menggunakan layanan kereta api saat libur Natal dan Tahun Baru, 17 Desember 2021-4 Januari 2022.

Vice President Daop 5 Purwokerto Daniel Johannes Hutabarat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/1/2022), mengatakan, angka tersebut naik 50 persen dibanding libur Natal tahun lalu, yakni sebanyak 52.081 orang.

Disamping itu, KAI Daop 5 Purwokerto juga mencatat, selama Tahun 2021, terdapat 821.638 penumpang yang telah menggunakan jasa layanan transportasi kereta api.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 199.652 penumpang memilih menggunakan kelas layanan eksekutif, 10.736 kelas bisnis, dan sebanyak 611.250 penumpang dengan menggunakan kelas ekonomi.

Melihat dari kenaikan jumlah penumpang di tahun 2021 dibandingkan tahun 2020, terutama pada masa angkutan Nataru 2021/2022, Daniel melihat sebagai tren positif.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Nataru, PT KAI Daop 5 Purwokerto Siapkan 105.376 Kursi Kereta

Baca juga: Biaya Rapid Test Antigen di Stasiun Daop 5 Purwokerto Turun Jadi Rp 35 Ribu, Berlaku Mulai 1 Januari

Baca juga: Seekor Harimau Teror Warga Kepetek Banyumas, Tawin: Hewannya Besar seperti Kambing

Baca juga: Beras Bantuan Berbau dan Tak Layak Konsumsi, Bupati Banyumas Sidak Agen E-Warung. Ini Hasilnya

Menurutnya, masyarakat pengguna moda transportasi kereta api, terutama dalam masa pandemi Covid-19, semakin banyak.

Daniel menambahkan, PT KAI konsisten menjalankan protokol kesehatan dengan ketat guna mencegah penyebaran Covid-19 melaui transportasi kereta api, sekaligus dalam setiap layanan.

"KAI memastikan, hanya pelanggan yang benar-benar memenuhi ketentuan yang boleh berangkat naik kereta api sesuai regulasi pemerintah," ujar Daniel.

Seiring berakhirnya masa angkutan Nataru 2021/2022 maka SE Kementerian Perhubungan Nomor 112 Tahun 2021 tanggal 11 Desember tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transortasi perkeretaapian pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 selama periode Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Maka, untuk syarat dan ketentuan perjalanan menggunakan kereta api, kembali mengacu pada SE Kemenhub No 97 Tahun 2021.

Dalam aturan tersebut, disampaikan, calon penumpang kereta api jarak jauh berusia 12 tahun ke atas, harus sudah melakukan vaksin Covid-19, minimal dosis pertama.

Jika belum dapat divaksin, dikarenakan alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.

"Calon penumpang juga diwajibkan membawa surat keterangan hasil negatif RT Antigen yang berlaku maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan," imbuhnya.

Sementara, syarat dan ketentuan bagi calon penumpang dengan usia di bawah 12 tahun, selain wajib didampingi orangtua, juga wajib menunjukkan hasil negatif rapid antigen yang berlaku 1x24 jam.

Baca juga: Bukit Siglagah Longsor, Sebagian Wilayah di 3 Desa di Batang Terancam Banjir Bandang

Baca juga: Pernah Kena Covid sehingga Merasa Tak Perlu Vaksin Jadi Alasan Warga Wonosari Semarang Gunakan Joki

Baca juga: Tambah Satu Pemain Asing, PSIS Semarang Resmi Kenalkan Striker Baru Chevaughn Walsh

Baca juga: Bukan Hanya Omicron yang Diwaspadai, Corona Juga Mengakibatkan Florona. Ini Gejala dan Bahayanya

Daniel juga menjelaskan bahwa seiring meningkatnya jumlah penumpang maka PT KAI mengimbau calon penumpang mempersiapkan waktu sebaik mungkin, terutama saat mereka akan melakukan pemeriksaan antigen di stasiun.

"Kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan pada H-1 keberangkatan untuk menghindari antrean. Jangan mendekati waktu keberangkatan kereta sehingga tidak terburu-buru, bahkan malah tertinggal kereta," katanya.

Dalam kesempatan itu, Daniel juga mengucapkan terima kasih kepada pelanggan jasa kereta api, pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, serta anggota komunitas pecinta kereta sehingga menjadikan perjalanan kereta api pada masa angkutan Nataru 2021/2022 ini berjalan selamat, aman dan lancar. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved