Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Masih Tunggu Proses Lelang, Perbaikan Jalan Grompol-Jambangan Karanganyar Dilaksanakan Tahun Ini

Proyek perbaikan jalan perbatasan wilayah Kabupaten Karanganyar dengan Sragen itu telah diusulkan pada tahun ini.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Beberapa kendaraan sedang melintasi Jalan Grompol-Jambangan, tepatnya di Dusun Sidorejo, Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (8/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Perbaikan kerusakan Jalan Grompol-Jambangan tepatnya di Dusun Sidorejo, Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar menunggu proses lelang.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan, baik itu sepeda motor, mobil pribadi, serta kendaraan muatan terlihat melintas pelan karena permukaan jalan yang tidak rata.

Baca juga: Midi Gunakan Uang Bansos Buat Perbaiki Rumah - 103 KK Terima Bantuan Dampak Bencana di Karanganyar

Baca juga: Terus Dikebut, Vaksinasi Anak di Karanganyar Masih di Angka 31 Persen

Baca juga: Rumah dan Toko di Kebakkramat Karanganyar Ludes Terbakar, Api Diduga dari Obat Nyamuk Bakar

Baca juga: PTM Sudah 100 Persen di Karanganyar, Disdikbud: Kantin Sekolah Belum Boleh Buka

Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Karanganyar, Margono menyampaikan, proyek perbaikan jalan perbatasan wilayah Kabupaten Karanganyar dengan Sragen itu telah diusulkan pada tahun ini.

"Dapat anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK)."

"Ini persiapan proses lelang."

"Kalau bisa Januari-Februari 2022 sudah selesai lelang."

"Nanti pengerjaannya kemungkinan empat bulan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (8/1/2022).

Dia menuturkan, perbaikan jalan akan dilakukan mulai dari Jembatan Putih Karanganyar ke barat sepanjang 1,7 kilometer.

"Yang rusak bisa dicover, nanti dibeton," ucpanya.

Warga Munggur, Parjo (40) telah berjualan aksesoris dan helm di ruko sekitar jalan tersebut selama 15 tahun.

"Kalau kerusakan hampir satu tahun."

"Saat musim hujan, kerusakan semakin parah," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (8/1/2022).

Apabila curah hujan tinggi, lanjutnya, jalan yang berlubang tersebut tergenang oleh air sehingga dapat membahayakan para pengguna jalan. (*)

Baca juga: Relawan Banjarnegara Kembali ke Lumajang, Bikin 16 MCK dan Sanitasi Warga Terdampak Erupsi Semeru

Baca juga: Viral, Penjaja Makanan Ditemukan Tidur di Jalanan di Banjarnegara. Begini Faktanya

Baca juga: Terungkap Misteri Kematian Gadis di Kaliwiro Wonosobo, Menolak Berhubungan Intim Lalu Dibunuh

Baca juga: Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Kertek Wonosobo, Truk Hino Tabrak Truk Mitsubishi. 2 Orang Tewas

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved