Rabu, 3 Juni 2026

Berita Batang

Berniat Cari Rumput, Warga Silurah Batang Temukan Kerangka Manusia di Hutan Pedati

Warga Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, dihebohkan penemuan tulang dan tengkorak manusia.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Warga Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, dihebohkan penemuan tulang dan tengkorak manusia.

Tulang dan tengkorak tersebut pertama kali ditemukan warga Silurah yang hendak mencari rumput di hutan Pedati, Silurah.

Kepala Desa Silurah Suroto mengatakan, warga tersebut kemudian melaporkan temuan itu ke perangkat desa.

"Ditemukan kemarin, Rabu (29/12/2021), sekitar pukul 11.00 WIB. Yang menemukan sempat pulang ke rumah, kemudian melapor ke kelurahan."

"Saya langsung menghubungi kapolsek dan Dinkes, tidak berselang lama langsung (petugas) ke lokasi penemuan untuk mengecek," tuturnya saat dihubungi, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Kawah Siglagah Gunung Sipandu Batang Terus Meluas, Ancam 10 Rumah. Warga Masih Enggan Direlokasi

Baca juga: Pembangunan Proyek Islamic Center Batang Minus 20 Persen, DPUPR Batang Ancam Blacklist Kontraktor

Baca juga: Viral Video Asisten Pelatih Persibat Batang Tidur saat Laga Melawan Persipa Pati, Begini Faktanya

Baca juga: Viral Video Pengendara Moge Cekcok dengan Sopir Truk, Ternyata Terjadi di Batang. Begini Ceritanya

Hasil pengecekan, tulang dan tengkorak manusia tersebut merupakan warga Silurah yang hilang beberapa bulan lalu.

"Dari keluarga pun sudah membenarkan dengan melihat pakaian dan sandal yang ada di lokasi, ditambah postur giginya yang mirip."

"Karena keluarga sudah yakin maka langsung dikuburkan."

"Namanya Kasmin, usia 55 tahun, hilang sekitar 4 bulan lalu. Bahkan, di medsos pernah dibagikan berita hilang," tuturnya.

Menurut Suroto, Kasmin mengalami gangguan jiwa dan sudah beberapa kali hilang.

"Mengalami gangguan jiwa sejak kecil, pernah hilang sampai Jepara. Walau begitu keadaannya, dia orangnya baik, tidak pernah mengganggu ataupun membuat masalah," imbuhnya.

Suroto pun sempat kaget karena Kasmin ditemukan di tengah hutan di pinggir jurang. Padahal, kawasan tersebut jarang dijamah warga.

"Ya, herannya itu, bisa sampai ke situ karena lokasinya tidak biasa dijangkau warga, dari permukiman saja bisa sekitar 3 jam," ujarnya. (*)

Baca juga: Hore! Mulai 3 Januari 2022, Seluruh Sekolah di Banyumas Boleh Menggelar PTM 100 Persen

Baca juga: Razia Warung dan Tempat Karaoke, Satpol PP Purbalingga Amankan 139 Botol Miras

Baca juga: Hyundai Indonesia Recall 106 Unit Palisade, Diduga Alami Masalah di Sistem Pengereman

Baca juga: Kalah Telak 0-4 dari Thailand di Leg Pertama Final Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Tak Mau Menyerah

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved