Berita Jawa Tengah
Sekolah Tani Ternak Nelayan Hadir di Karanganyar, Pertama di Indonesia
Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi didirikannya sekolah tani ternak nelayan mengingat potensi hortikulturanya yang luar biasa.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - PKS menghadirkan Sekolah Tani Ternak Nelayan di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.
Hal itu dimaksud sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap sektor pertanian kepada para generasi milenial.
Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS, Riyono menyampaikan, sekolah ini menjadi wadah bagi anak muda dalam mengembangkan potensi bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.
Baca juga: Rekayasa Lalu Lintas Sudah Disiapkan, Begini Kondisi Lalu Lintas di Kawasan Tawangmangu Karanganyar
Baca juga: 91 Orang Terjaring Swab Antigen di Cemoro Kandang Karanganyar, Iptu Mahmudi: Semua Hasilnya Negatif
Baca juga: Pria Penarik Kerudung Karyawati KSP Berstatus Tersangka, Wakapolres Karanganyar: Dia Sudah Ditahan
Baca juga: Warga Geruduk Rumah Pak Kades di Karanganyar, Tolak Hasil Usulan Calon Kadus Suruh Tani
Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi didirikannya sekolah tani ternak nelayan mengingat potensi hortikulturanya yang luar biasa.
Lanjutnya, sektor pertanian dan perikanan saat ini masih dapat berkontribusi di tengah kondisi pandemi.
Secara nasional, sekolah ini menjadi yang pertama didirikan oleh PKS di seluruh Indonesia.
"Harapannya sekolah ini menjadi laboratorium."
"Bagaimana dari desa atau wilayah pesisir untuk membangkitkan perekonomian nasional," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (28/12/2021).
Ada dua sesi dalam sekolah ini, meliputi sesi online dan offline.
Para siswa yang tergabung dalam sekolah tani ternak dan nelayan ini akan diberikan berbagai materi seperti pembuatan pupuk kompos, budidaya udang, ternak domba, dan lainnya.
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu mengatakan, dengan hadirnya sekolah ini diharapkan dapat mengedukasi terutama para kaum milenial terkait sektor pertanian dan perikanan.
Selain itu ke depan produk pertanian maupun perikanan yang dihasilkan dapat bersaing di pasar lokal maupun internasional.
"Menumbuhkan kecintaan kepada anak muda dalam bidang pertanian dan nelayan," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (28/12/2021).
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, adanya sekolah ini menjawab pertanyaan selama ini terkait regenerasi para petani.
Khususnya Kabupaten Karanganyar, saat ini anak muda sudah mulai menggeluti sektor pertanian dan peternakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sekolah-pertanian-kabupaten-karanganyar.jpg)