Breaking News:

Berita Banjarnegara

Apes! Saat Harga Tinggi, Cabai di Kebun Warga Kutawuluh Banjarnegara Malah Raib Dipanen Maling

Cabai siap panen milik Khamdiarto (50), warga Desa Kutawuluh, Banjarnegara, raib dibawa maling.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Khamdiarto melihat kebun cabai yang acak-acakan setelah disatroni maling, di Desa Kutawuluh, Banjarnegara, Rabu (15/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Harga cabai yang naik di pasaran menjelang Natal dan Tahun Baru mestinya jadi berkah bagi Khamdiarto (50), warga Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara.

Dengan harga jual sekitar Rp 30 ribu per kilogram, petani cabai ini seharusnya bisa meraup keuntungan tinggi.

Apalagi, cabai rimbun di kebunnya, saat ini, menunggu dipanen untuk ditukar rupiah.

Tetapi, jauh panggang dari api.

Belum sampai dipanen, cabai dikebunnya lebih dulu dipanen maling.

Ini diketahui saat Khamdiarto tiba di kebunnya untuk memanen cabai, Rabu (15/12/2021).

Kondisi kebun cabai miliknya sudah acak-acakan.

Baca juga: Ingat Pasangan Lansia Hidup di Hutan Prigi Banjarnegara? Begini Kondisi Mereka Saat Ini

Baca juga: Pemancing Dilaporkan Hanyut di Sungai Serayu Banjarnegara, Pencarian Hari Ketiga Masih Nihil

Baca juga: Capaian Vaksinasi Banjarnegara Nyaris Dekati Target, Syamsudin: Terima Kasih Buat Semua Warga

Baca juga: Diklaim Kini Lebih Manusiawi, Begini Cara Satpol PP Banjarnegara Perlakukan ODGJ

Cabai siap panen yang tadinya terhampar di kebun, raib.

"Sempat, saya mengira, tanaman disambar petir. Tapi ternyata dicuri," katanya, Rabu.

Biasanya, jelang panen cabai, Khamdiarto rutin menengok kebun untuk memastikan kebunnya aman dari pancurian.

Namun, Selasa malam, lantaran tak enak badan, aktivitas rutin itu tak dia lakukan.

"Biasanya, kalau mau panen, setiap malam saya ronda ke kebun. Waktu itu, saya gak enak badan jadi gak ke kebun, " katanya.

Dia memperkirakan, pencuri berhasil memanen 1 kuintal cabai dari kebunnya.

Khamdiarto memutuskan tak melaporkan pencurian ini ke polisi karena melihat tidak ada jejak yang bisa dilacak untuk menangkap pelaku.

Apalagi, tak ada saksi dalam kejadian tersebut. (*)

Baca juga: Selamat! Purbalingga Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kategori Menuju Informatif

Baca juga: Pencuri Gondol Motor Yamaha Scorpio Milik Penghuni Kos di Sumampir Banyumas, Aksinya Terekam CCTV

Baca juga: Mulai 1 Desember 2021, Universitas Negeri Dilarang Mengangkat Dosen Tetap Non-PNS. Ini Alasannya

Baca juga: Tak Mau Lawan Kotak Kosong, Sugiyono Minta Istri Jadi Penantang di Pilkades Karangrau Banyumas

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved