Minggu, 12 April 2026

Berita Cilacap

Pemotor Tewas Kecelakaan di Jalan Diponegoro Adipala Cilacap, Gagal Mendahului Truk Boks

Pemotor tewas di lokasi setelah mengalami kecelakaan yang melibatkan dua truk di Jalan Diponegoro, Adipala, Cilacap, Jumat pagi.

TRIBUNBANYUMAS/SATLANTAS POLRESTA CILACAP
RINGSEK - Satu di antara truk mengalami kerusakan setelah mengalami kecelakaan maut dengan satu truk lain dan sebuah sepeda motor di Jalan Diponegoro Adipala, Cilacap, Jumat (26/9/2025). Kecelakaan ini menewaskan seorang pemotor. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Seorang pemotor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan dua truk di Jalan Diponegoro, Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat kecelakaan, pemotor bernama M Sani Abdul Wahid (34) itu mengendarai Honda Beat bernopol R 6721 AA.

Sementara, dua truk lain yang terlibat kecelakaan adalah  truk boks Hino bernopol AB 8208 FU dan truk tronton Hino bernopol D 9571 AH.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Cilacap, Iptu Adim Haryoko mengatakan, korban tewas meninggal di lokasi kecelakaan.

Baca juga: Hotel Wijayakusuma Cilacap Akan Diubah Jadi Rumah Sakit Khusus Rehabilitasi Narkoba

Sementara itu, dua orang lainnya terluka dan dilarikan ke Puskesmas Adipala 2.

"Benar, kecelakaan lalu lintas terjadi pagi tadi di Jalan Diponegoro Adipala, dengan korban satu orang meninggal dunia dan dua luka," kata Adim, Jumat siang.

Adim mengatakan, M Sani Abdul Wahid merupakan warga Desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas.

Sementara, pengemudi truk boks, Rahmad Iswanto (33) dan kernetnya, Kurniawan Dwi Kuncoro (24), warga Bantul, mengalami luka-luka.

Senggol Truk Boks

Menurut Adim, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Beat mencoba mendahului truk boks dari arah timur ke barat.

"Sepeda motor menyenggol bodi truk boks hingga oleng, kemudian tertabrak truk tronton dari arah berlawanan," jelasnya.

Baca juga: Cerita Mistis Sopir Truk Kecelakaan di Brebes Gegara Hindari Sosok Putih Menyeberang

Menurut Adim, kecelakaan maut itu juga menimbulkan kerugian materiil mencapai  Rp25 juta.

Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadiani perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi di sekitar kejadian.

Kecelakaan ini menuai banyak perhatian di media sosial.

Menurut warganet, ruas jalan tersebut kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan karena kondisi jalannya yang lurus dan membuat pengendara sering melaju dengan kecepatan tinggi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur yang lurus dan tampak lengang, karena sering membuat pengendara terlena dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi," pesan Adim. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved