Jumat, 10 April 2026

Berita Cilacap

Warga Binaan Lapas Cilacap Bisa Lanjutkan Pendidikan sambil Jalani Hukuman, Ada Program Kejar Paket

Warga binaan Lapas Cilacap kini dapat melanjutkan pendidikan atau merampunkan pendidikan yang tak tuntas lewat Kejar Paket.

Tribun Banyumas/Dok Lapas Cilacap
KERJA SAMA - Perwakilan Lapas Cilacap dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Cilacap menandatangani perjanjian kerja sama, Rabu (8/4/2026). Mereka memberi kesempatan kepada warga binaan melanjutkan pendidikan mupun menuntaskan pendidikan mereka lewat Kejar Paket. 

Ringkasan Berita:
  • Warga binaan Lapas Cilacap kini bisa melanjutkan pendidikan di tengah menjalani masa hukuman.
  • Mereka bisa merampunkan atau meneruskan pendidikan lewat kesetaraan atau kejar paket, mulai dari Kejar Paket A setara SD, Kejar Paket B setara SMP, dan Kejar Paket C setara SMA.
  • Dalam pengadaan kegiatan belajar mengajar ini, Lapas Cilacap bekerjra sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Cilacap.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Secercah harapan bagi warga binaan hadir dari balik jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cilacap, Jawa Tengah.

Mereka kini dapat kesempatan melanjutkan pendidikan meski tengah menjalani hukuman, melalui program kesetaraan.

Program ini resmi berjalan setelah Lapas Cilacap menjalin kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Cilacap, Rabu (8/4/2026).

"Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi para warga binaan, sehingga mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan," kata Kepala Seksi Binadik Lapas Cilacap, Adi Prasetyo, Jumat (10/4/2026).

Baca juga: Dermaga PPSC Overkapasitas, Nelayan Cilacap Antre Berjam-jam Hanya untuk Dapat Tempat Parkir Kapal

Melalui program ini, warga binaan dapat mengikuti pendidikan kesetaraan mulai dari Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA.

Tercatat, ada 20 warga binaan telah terdaftar sebagai peserta didik program kesetaraan atau kejar paket ini.

Rinciannya, dua orang mengikuti Kejar Paket A, empat orang peserta Kejar Paket B, dan 14 orang terdata sebagai peserta Kejar Paket C.

"Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan, serta menjadi bekal mereka saat kembali ke masyarakat," jelas Adi.

Program pendidikan ini tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan yang lebih luas di dalam lapas.

Membentuk Pola Pikir Baru

Kepala Lapas Cilacap Efendi Johan menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke kehidupan sosial.

"Pendidikan adalah bagian strategis dari pembinaan, agar mereka siap berintegrasi kembali di masyarakat," katanya.

Baca juga: Jalur Majenang-Cigintung Cilacap Lumpuh Tertimbun Longsor, Butuh Waktu Dua Pekan Bersihkan Material

Sementara itu, Kepala SKB Kota Cilacap, Suranto menyebut, kerja sama ini sebagai bentuk komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif kepada semua kalangan.

"Pendidikan adalah hak dasar setiap individu, termasuk warga binaan. Kami berharap, ini bisa menjadi bekal masa depan mereka," ujarnya.

Perjanjian kerja sama ini akan berlangsung selama empat tahun ke depan dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Dengan adanya program ini, warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, menata masa depan, dan kembali ke masyarakat dengan harapan baru. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved