Breaking News:

Berita Purbalingga

Bupati Purbalingga Lantik 8 Kepala OPD: Satu Tahun Kinerja Tak Baik, Copot

Delapan kursi kosong jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Purbalingga akhirnya terisi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Pemkab Purbalingga
Bupati Pratiwi melantik dan mengambil sumpah delapan pejabat pimpinan tinggi (JPT) Pratama dan Administrator, di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Senin (13/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Delapan kursi kosong jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Purbalingga akhirnya terisi.

Delapan pejabat hasil seleksi terbuka itu dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Senin (13/12/2021).

Delapan pejabat tersebut adalah:

  1. Pandi, dilantik sebagai kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermasdes).
  2. Eni Sosiatman, dilantik sebagai kepala Dinsosdalduk-KBPPPA.
  3. Bambang Triyono, dilantik sebagai kepala Dinkop-UKM.
  4. Prayitno, kepala Dinporapar.
  5. Revon Harpindiat, kepala Satpol PP.
  6. Cahyo Rudiyanto, kepala DPUPR.
  7. dr Jusi Febrianto MPH, kepala Dinas Kesehatan.
  8. Johan Arifin, kepala Dinperindag.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Tiwi, sapaan bupati, meminta agar mereka segera bekerja maksimal memberi pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Adu Banteng Kawasaki KLX dan Honda Beat di Bojongsari Purbalingga, Warga Banjarnegara Tewas

Baca juga: Mobil Warga Banyumas Terbakar di JLSS Kebumen, Api Diduga dari Korsleting Sound System Modifikasi

Baca juga: Ganti Penyekatan, Polresta Banyumas Dirikan Pos Pelayanan di Perbatasan saat Libur Nataru

Baca juga: Rampung Garap Komik Babad Banyumas, Tim Comic House Ziarah ke Makam Raden Joko Kaiman

Tiwi memastikan, mengganti kepala OPD yang dinilai tidak bisa menjalankan tugas.

"Ketika satu tahun kinerja tidak bagus, bisa digeser, bisa diganti."

"Sesuai PP 11 terkait kinerja ASN, pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, bisa di-nonjob-kan," ujar Tiwi dalam rilis yang diterima, Selasa (14/12/2021).

Dalam kesempatan itu, Tiwi juga meminta para pejabat berinovasi guna mempermudah pelayanan masyarakat.

Terutama, di tengah keterbatasan SDM dan anggaran.

"Para pimpinan OPD dan jajarannya, mau tidak mau, suka tidak suka, tidak bisa ASN sekarang bekerja rutinitas saja."

"Akan tetapi, inovasi harus dilahirkan, bagaimana pelayanan terhadap masyarakat bisa dilaksanakan secara cepat, mudah, murah, monitoring evaluasi bisa dilakukan dan efisiensi anggaran bisa dilakukan," katanya.

Baca juga: Alhamdulillah, Banyumas Kini Masuk Level 1 PPKM. Bupati: Kasus Covid Turun, Capaian Vaksin Sudah 75%

Baca juga: Lapas Cilacap Gagalkan Penyelundupan Obat Daftar G, Barang Dikirim Pakai Jasa Kurir dalam Paket Gula

Baca juga: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa NTT Selesai, BMKG Catat Air Laut Sempat Naik 7 Sentimeter

Baca juga: Kalahkan PSIP Pemalang 2-1, Persak Kendal Raih Juara 3 Liga 3 Zona Jateng Berkat Gol di Injury Time

Mulai tahun depan, Tiwi meminta, setiap OPD membuat minimal satu inovasi.

"Nanti akan ada (penganugerahan) OPD Of The Year sebagai OPD yang berkinerja baik dan inovasinya baik," katanya.

"Saya juga akan beri reward ASN Of The Year, dari sekitar 8 ribu ASN akan dipilih 1 ASN dengan kriteria tertentu. Ini bisa menjadi contoh ASN yang lain, salah satu rewardnya adalah umrah gratis," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved