Liga 3 Zona Jateng
Kalahkan PSIP Pemalang 2-1, Persak Kendal Raih Juara 3 Liga 3 Zona Jateng Berkat Gol di Injury Time
Persak Kebumen berhasil meraih posisi ketiga Kompetisi MS Glow for Men Liga 3 Jawa Tengah, setelah menaklukkan PSIP Pemalang 2-1.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Persak Kebumen berhasil meraih posisi ketiga Kompetisi MS Glow for Men Liga 3 Jawa Tengah, setelah menaklukkan PSIP Pemalang 2-1.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Moh Soebroto, Kota Magelang, Senin (13/12/2021), Persak Kebumen memupus ambisi PSIP Pemalang, di menit-menit akhir pertandingan.
Pertandingan berjalan sengit sejak babak pertama.
Dimulai dari Persak Kebumen membuka keunggulan di menit ke-12 melalui bek kanannya, Muhammad Dias Pratama.
Namun, di menit ke-20, PSIP Pemalang membalas melalui Ahmad Ibnu Yahya.
Skor ini bertahan hingga jeda, bahkan bertahan hingga di detik-detik akhir waktu normal pertandingan, 90 menit.
Baca juga: Persebi Boyolali Lolos Semifinal Hadapi Persak Kebumen, Menang Dramatis Lawan Persipa Pati
Baca juga: Buka 10 Besar Liga 3 Zona Jateng, Persika Karanganyar vs Persak Kebumen Berbagi Poin lewat Skor 2-2
Baca juga: Belum Pernah Kalah! Persebi Boyolali Melenggang ke Final Liga 3 Zona Jateng, Tantang Persipa Pati
Baca juga: Persipa Pati Dapat Tiket Partai Final Liga 3 Jawa Tengah, Kalahkan PSIP Pemalang Lewat Adu Finalti
Namun, menjelang injury time, Persak Kebumen membuat kejutan.
Reynaldi Nur Putra menjebol gawang PSIP yang mengubah skor menjadi 2-1.
Tampaknya, PSIP memang kurang beruntung kemarin.
Selain kebobolan di menit akhir, mereka juga harus kehilangan satu pemain yang diganjar kartu merah.
Tegar Hadi Prasetya diganjar kartu merah oleh wasit Didik Wahyu Abadi (Rembang) karena bermain terlalu keras.
"Kami bersyukur kepada Allah atas hasil hari ini. Ini semua berkah dari Allah dan atas perjuangan anak-anak, serta doa dari seluruh masyarakat Kebumen," kata Pelatih Persak Kebumen, M Irfan, usai pertandingan.
Menurut dia, pertandingan sangat berat dan anak asuhnya sudah berjuang sangat maksimal.
Mereka, Sidang Iskushardianto dkk, berjuang tidak mengenal lelah.
"Kami sudah minta anak-anak untuk fokus sampai akhir pertandingan. Dan Alhamdulillah, di menit akhir, diberi gol oleh Allah, dengan PSIP membuat kesalahan yang sedikit dan mampu kami manfaatkan," katanya.