Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Begini Kronologi Guru di Banyumas Dianiaya Pacarnya, Kompol Berry: Karena Korban Susah Dihubungi

Penganiayaan di Banyumas bermula dari pertengkaran antara LGA dan pacarnya berinisial OF (26) yang berprofesi sebagai guru.

Editor: deni setiawan
Istimewa/net
ILUSTRASI kasus penganiayaan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Seorang pemuda bernisial LGA (28), warga Kabupaten Purbalingga, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga menganiaya pacaranya.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry mengatakan, penganiayaan tersebut bermula dari pertengkaran antara LGA dan pacarnya berinisial OF (26) yang berprofesi sebagai guru.

Baca juga: Viral di Twitter, Oknum Pengurus BEM Unsoed Purwokerto Banyumas Diduga Lakukan Pelecehan

Baca juga: Terbakar Cemburu, Warga Purbalingga Aniaya Bu Guru di Pertigaan Dukuh Manis Banyumas

Baca juga: Sempat Kejar-kejaran hingga Perbatasan Jabar, Polisi Akhirnya Tangkap Pencuri Motor di Banyumas

Baca juga: Tepergok Mencuri Uang Rp 6 Juta di Toko Bangunan di Tambak Banyumas, Warga Surabaya Dihajar Massa

"Pertengkaran tersebut terjadi karena pelaku cemburu kepada korban yang susah dihubungi," kata Kompol Berry seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (11/12/2021).

Tersangka awalnya terlibat pertengkaran dengan korban di Pertigaan Jalan Dukuh Manis, Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (24/11/2021).

Korban dianiaya di bagian leher, bawah mata, serta pipi terkena cakaran pelaku.

Sesaat setelah kejadian, korban kemudian pulang ke rumahnya di wilayah Kecamatan Sumbang dengan maksud menyelesaikan masalah dengan pelaku.

"Namun, saat berada di rumah korban, pelaku kembali melakukan kekerasan kepada korban dengan cara membungkam mulut korban," kata Kompol Berry.

Tak terima dengan perlakuan pelaku, korban akhirnya melaporkan tindak kekerasan tersebut kepada polisi.

Korban mengalami luka kekerasan di leher, pipi, dan bawah mata.

"Kondisi tersebut mengakibatkan korban tidak dapat beraktivitas karena harus istirahat dan berobat," ujar Kompol Berry.

Atas perbuatannya, kata Kompol Berry, pelaku dijerat Pasal 351 Ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hanya karena Susah Dihubungi, Guru Perempuan di Banyumas Dianiaya Pacarnya"

Baca juga: Pengin Menikmati dan Belajar Soal Kopi Purbalingga? Datang Saja ke Pojok Kopi PFC. Ada Beragam Kopi

Baca juga: Bupati Purbalingga Tantang OPD Bikin Aplikasi Permudah Layanan Birokrasi, Jadi Penilaian Kinerja

Baca juga: Fatal Akibatnya Jika Kamu Lakukan Aborsi Ilegal, Dokter RSI Banjarnegara: Tubuh Bisa Membusuk

Baca juga: 20 KPM PKH Banjarnegara Sudah Bisa Hidup Mandiri, Pemkab Beri Bantuan Modal Usaha Rp 2 Juta

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved