Berita Kebumen Hari Ini

Tahun Depan Besaran Dana Desa Bertambah di Kebumen, Bupati Arif Sugiyanto: Bisa Jadi Modal BUMDes

Melalui penguatan Desmeli dan Bumdes, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menginginkan ke depan tidak ada lagi desa tertinggal di Kebumen. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB KEBUMEN
Launching Implementasi Program Desmeli di Krakal, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Senin (6/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemkab Kebumen menggenjot program Desa Melek Internet atau Desmeli dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di seluruh desa di Kabupaten Kebumen.

Ini dimaksudkan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. 

Melalui penguatan Desmeli dan Bumdes, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menginginkan ke depan tidak ada lagi desa tertinggal di Kebumen. 

Baca juga: Cerita Anggota Polres Kebumen Ipda Axel Kuliah Magister di Inggris: Diajak Dosen Diskusi Kasus

Baca juga: Jembatan Merah Putih Kebumen Diresmikan, Percepat Waktu Tempuh Warga Karanggayam ke Kota

Baca juga: DPRD Kebumen Setujui RAPBD 2022, Nilainya Rp 2,7 Triliun, Ini Rencana Arah Kebijakan Bupati

Baca juga: 1 Januari Warga Kebumen Diminta Stay at Home, Pasar dan Tempat Wisata Tutup

Komitmen itu juga sudah dicanangkan seluruh Kepala Desa saat mengadakan pertemuan Desa Munggah Kelas di Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen.

"Desa melek internet merupakan keharusan karena pembangunan sekarang dari bawah ke atas, bukan dari atas ke bawah," ujar Bupati kepada Tribunbanyumas.com, Senin (6/12/2021).

Ciri desa berkembang, menurut dia, adalah penguasaan masyarakatnya terhadap teknologi digital.

Dengan teknologi digital ini, sudah seharusnya semua desa di Kebumen tersambung dengan jaringan internet, untuk mempermudah layanan masyarakat.

Pemerintah desa harus bisa melakukan inovasi digital dengan memanfaatkan internet untuk layanan masyarakat. 

Desmeli juga diperlukan untuk mendukung Bumdes. 

Bumdes saat ini harus bisa memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan produknya melalui media sosial, baik di Instagram, Facebook, Youtube, dan media sosial lain.

Di sisi lain, Bupati memastikan Dana Desa (DD) pada 2022 meningkat.

Nantinya DD bisa digunakan untuk permodalan Bumdes. 

"Namun Bumdes harus bisa mandiri, jangan tergantung pada DD," tuturnya. (*)

Baca juga: Suami Istri di Brebes Gadaikan 13 Mobil Rental, Beralasan Sewa Mobil untuk Pergi ke Jakarta

Baca juga: Januari-November 2021 41 Ibu Hamil di Brebes Meninggal Terpapar Covid, Bupati: Semua Belum Divaksin

Baca juga: Warga Ngemplak Sleman Kena Tipu, Beli Samurai Palsu Seharga Rp 15 Juta di Wonosobo, Begini Kisahnya

Baca juga: Kepala Pemilik Kos di Wonosobo Penuh Luka, Dianiaya Pelaku Menggunakan Tang, Berikut Kronologisnya

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved