Berita Banyumas
Bus Trans Banyumas Resmi Layani Warga, Gratis Selama Sebulan
Layanan Bus Buy The Service (BTS) yang diberi nama Bus Trans Banyumas resmi mengaspal di Banyumas, Minggu (5/12/2021).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Layanan Bus Buy The Service (BTS) yang diberi nama Bus Trans Banyumas resmi mengaspal di Banyumas, Minggu (5/12/2021).
Peluncuran Trans Banyumas dilakukan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi dan Bupati Banyumas Achmad Husein di Alun-alun Purwokerto.
Banyumas menjadi salah satu dari lima kabupaten kota yang tahun ini mendapat program BTS dari Kemenhub.
Dalam sambutannya, Husein menyatakan bersyukur Trans Banyumas mulai beroperasi.
Menurutnya, ini adalah sebuah berkah bagi masyarakat Banyumas.
"Busnya dimanfaatkan dan dipakai, jangan sampai kosong, ini satu bulan masih gratis, bisa dimanfaatkan tapi tetap prokes, jaga jarak."
"Teman-teman konsorsium juga harus disiplin untuk kebersihannya. Dan, karena ini kepercayaan maka kita hormati dengan tanggung jawab," kata Husein.
Baca juga: Diluncurkan 5 Desember 2021, Ini Penampakan Bus dan Rute Trans Banyumas
Baca juga: Segera Bertugas, Pengemudi Bus Trans Banyumas Dipastikan Kantongi Sertifikasi
Baca juga: Dinas Pekerjaan Umum Banyumas Siap Kerjakan 26 Jalan dan Jembatan Senilai Rp 107 Miliar di 2022
Baca juga: Selamat! Aplikasi Siappmas dan Salinmas Banyumas Masuk Top 10 Inovasi Kabupaten/Kota di Jateng
Sementara itu, Dirjen Hubdat Budi Setiadi mengatakan, Banyumas adalah kota ke-10 yang mendapat layanan BTS.
"Di awal ini akan kami subsidi untuk meningkatkan minat naik angkutan umum, kemacetan berkurang."
"Tapi, ke depan, akan kami lepas, tarif sudah kami garap dan mudah-mudahan, 2022, tarif akan kami berlakukan," ungkapnya.
Saat ini, Trans Banyumas mempunyai tiga koridor.
Koridor satu dimulai dari Pasar Pon, Purwokerto, sampai Terminal Ajibarang.
Koridor ini akan dilayani 13 bus dengan 2 bus cadangan.
Sementara, koridor dua, melayani rute dari Notog Patikraja sampai Terminal Baturraden bawah.
Rute ini akan dilayani 17 unit bus dan 2 bus cadangan.
Koridor tiga, dari Terminal Bulupitu sampai Terminal Kebondalem dan akan berputar sekitar area perkotaan dengan melewati pusat-pusat pendidikan.
Total, ada 52 unit bus yang disiapkan, terdiri dari 46 bus yang dioperasionkal dan enam unit sebagai cadangan.
Kehadiran Trans Banyumas ini disambut antusias warga, satu di antaranya Wartini (63), warga Sokawera, Kecamatan Patikraja.
Baca juga: BPBD Lumajang Akui Tak Ada Alat Deteksi Dini Letusan Semeru, Warga Malah Tonton Erupsi dari Sungai
Baca juga: Terbangun dari Tidur, Warga Bobotsari Purbalingga Kaget Lihat Dinding Rumah Sudah Terbakar
Baca juga: Tersesat, Pendaki Gunung Merbabu Asal Ukraina Ditemukan Tanpa Logistik
Baca juga: Erupsi Gunung Semeru Tewaskan 13 Warga Lumajang, Baru 2 Orang yang Teridentifikasi
Wartini mengaku rela datang sejak pagi untuk merasakan naik Trans Banyumas.
"Penasaran karena busnya bagus, ingin mencoba seperti apa bus trans, bus seperti di kota-kota besar."
"Insyaallah, nanti kalau ke Purwokerto pakai bus ini," terangnya.
Nantinya, pembayaran Trans Banyumas menggunakan cashless dengan aplikasi Teman Bus.
Purwokerto menjadi salah satu kabupaten, bersama empat kota lain yang tahun ini menerapkan sistem transportasi BTS, yakni Banjarmasin, Makasar, Bandung, dan Surabaya.
Purwokerto menjadi kota ke-10 yang mempunyai program BTS.
Program BTS hadir dalam memberikan perbaikan angkutan massal di Banyumas.
Di Banyumas, telah dibangun 154 tempat pemberhentian bus (TPB) dan 16 halte. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/acara-peluncuran-bus-trans-banyumas-di-alun-alun-purwokerto-minggu-5122021.jpg)