Berita Pendidikan

PPPK Tahap II Digelar Desember 2021, PGRI Jateng Minta Pemda Bisa Optimal Penuhi Kekurangan Guru

Antusiasme dan konsistensi guru honorer agar statusnya jelas dan kesejahteraan meningkat melalui PPPK harus ditanggapi positif oleh pemerintah daerah.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PGRI JATENG
Sejumlah guru honorer sedang mengikuti pelatihan dan bimbingan sebelum mengikuti seleksi PPPK pada tahap kedua, belum lama ini. 

"Pendidikan hal yang urgent."

"Kebutuhan guru di daerah penting untuk dicukupi pemerintah daerah."

"Pemerintah daerah juga harus mengajukan formasi dengan jumlah yang nyata sesuai di lapangan," ujar mantan Kepala Disdik Kota Semarang ini.

Dengan begitu, guru yang sudah lama mengabdi diakui dan mendapatkan penghargaan pantas sebagai abdi negara.

Tentunya, menuju profesionalisme lebih tinggi.

Bunyamin menambahkan, ada beberapa kepala daerah yang mengusulkan kebutuhan guru sesuai kondisi asli di lapangan, misalnya Kabupaten Wonogiri.

Namun, ada juga daerah yang mengusulkan jumlah kebutuhan guru sangat sedikit atau tidak realistis.

"Usulan daerah kecil, beberapa daerah sudah (mengusulkan kuota) dekat dengan kenyataan."

"Ada juga yang belum banyak."

"Kalau kuota tidak ada, guru honorer tidak bisa ikut," tandasnya.

Karenanya, penting bagi pemerintah untuk membuat peta kebutuhan guru di Jawa Tengah.

Setiap kabupaten dan kota kebutuhannya guru di semua level pendidikan harus diketahui.

Data itu nantinya disinkronkan dengan yang dimiliki Pemerintah Pusat. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved