Berita Hiburan
Rumah Lengger Banyumas Pentaskan 'Metamorfosa Lengger', Buah Kolaborasi Empat Kesenian
Rumah Lengger menggelar pementasan kolaboratif bertajuk "Metamorfosa Lengger" secara daring.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Rumah Lengger menggelar pementasan kolaboratif bertajuk "Metamorfosa Lengger" secara daring.
Pementasan disiarkan lewat kanal YouTube "Rumah Lengger" dan luring secara terbatas di Gedung Pertunjukkan SMK negeri 3 Banyumas, Sabtu (20/11/2021).
Pentas kolaboratif ini menjadi bentuk perjalanan panjang proses pendokumentasian dan riset yang menandai kelahiran satu tahun Rumah Lengger.
"Pertunjukan ini mengolaborasikan empat bentuk kesenian, mencakup koreografi, film, musik tradisi, dan seni rupa."
"Untuk tari, koreografinya mengeksplorasi Lengger Barangan, Lengger Sintren, dan Calengsai (Calung Lengger Barongsai)," ujar koreografer tari Metamorfosa Lengger, Rianto, dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Minggu (21/11/2021).
Baca juga: Bakal Tampil di ArtJog MMXXI, Seniman Rumah Lengger Banyumas Siapkan Memoar Lengger Lanang
Baca juga: Usaha Ecoprint Ibu-ibu Rumah Tangga Bobosan Banyumas Kembali Bergeliat, Tersedia Kain hingga Kaus
Baca juga: Gugah Antusias Warga Ikuti Vaksinasi, Restoran di Purwokerto Banyumas Ini Sediakan Makan Gratis
Baca juga: Jelang Pilkades Serentak, Polresta Banyumas Mulai Awasi Pergerakan Para Botoh
Seniman asli Desa Kaliori ini mengatakan, pementasan tersebut tidak sekadar memadukan unsur budaya Jawa dan Tionghoa.
Tapi, juga berkolaborasi pemutaran film dan musik tradisi.
Sedangkan seni rupa, terintegrasi sebagai bagian dari panggung pementasan dan sarana pertunjukan tari.
Integrasi ini mengadopsi wayang beber yang digarap seniman mural Adan Fajar serta karya instalasi Syaikhul Irfan dan perupa Mursalin.
Film Director Harsya Pambudi menjelaskan, kolaborasi Metamorfosa Seni Lengger ini mendeskripsikan kemampuan para seniman lengger beradaptasi dengan kondisi alam yang melingkupi.
Tak hanya itu, para seniman juga mengangkat nilai-nilai kemanusiaan, semisal penerimaan pada pluralisme serta terbuka pada praktik silang budaya pada program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
"Untuk proses syuting film, telah dilaksanakan di eks karesidenan Banyumas (Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Kebumen) yang merupakan wilayah persebaran lengger," katanya.
Baca juga: Baron Hill Guci Tegal Tambah Spot Foto, Terbaru Dino Land: Tempat Foto Berlatar Dinosaurus
Baca juga: KABAR DUKA, Prajurit TNI Asal Kendal Sertu Ari Baskoro Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB Papua
Baca juga: Selamat! Siswa MTs Negeri 3 Purbalingga Juara 1 Lomba Baca Puisi se-Eks Karesidenan Banyumas
Baca juga: Cegah Varian Baru Covid, Bupati Hartopo Minta Perantau di Luar Kudus Tak Mudik saat Libur Nataru
Pagelaran ini dibuka Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono selaku Pengawas Rumah Lengger Banyumas.
Hadir pula sekda Banyumas, kapolresta Banyumas, pejabat Dinporabudpar Banyumas, Dinkominfo Banyumas, serta Dindik Banyumas.
Selain itu, hadir juga Plt Camat Banyumas Sri Murniyati dan Abdul Kudus selaku Pembina Rumah Lengger Banyumas serta pihak SMKN 3 Banyumas.
Sementara, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid membuka acara secara virtual. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/suasana-latihan-metamorfosa-lengger-di-rumah-lengger-banyumas-sabtu-20112021.jpg)