Breaking News:

Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Polda Jateng Kirim Tim Selidiki Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Cilacap

Polda Jawa Tengah mengirim tim untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran kilang minyak Pertamina RU IV Cilacap.

ISTIMEWA/Bagian Humas Pertamina
Foam atau busa menyelimuti tangki 36 T102 Kilang Minyak Pertamina dalam proses pendinginan setelah api berhasil dipadamkan, Minggu (14/11/2021) pukul 07.45 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Polda Jawa Tengah mengirim tim untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran kilang minyak Pertamina RU IV Cilacap.

Menurut keterangan masyarakat setempat, kebakaran di kilang minyak tersebut terjadi setelah ada sambaran petir.

"Tim baru melakukan penyelidikan ke sana. Nanti, hasilnya akan kami sampaikan," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy seusai mengikuti acara Hari Jadi ke-76 Brimob di Mako Brimob, Minggu (14/11/2021).

Ia menuturkan, penyidik belum bisa menentukan jumlah bahan bakar yang terbakar pada peristiwa tersebut.

"Kami belum bisa menyampaikan. Karena (tim) baru dikirim ke cilacap," ujarnya.

Baca juga: Indah Kaget Lihat Air Sumur Menghitam, Terdampak Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Baca juga: Kebakaran di Kilang Cilacap Berhasil Dikendalikan, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Aman

Baca juga: Kebakaran Belum Teratasi, Mobil Warga Sekitar Kilang Minyak Cilacap Diselimuti Debu Bekas Kebakaran

Baca juga: Kata Warga Saat Tangki Kilang Pertamina Cilacap Terbakar: Ada Kilatan Cahaya dan Suara Keras Petir

Terpisah, Badan Meterologi Klimatogi dan Geofisika (BMKG) memaparkan kondisi cuaca di sekitaran kilang Pertamina di wilayah Kelurahan Donan, Cilacap, Sabtu (13/11/2021) pukul 19.30 atau saat kebakaran terjadi.

Humas BMKG Setyoadjie memaparkan, berdasarkan analisis dari data citra satelit dan radar cuaca, pada periode pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB, terdapat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kabupaten Cilacap dengan suhu puncak awan mencapai kisaran -62.5 hingga -75.1 °C .

Hal ini mengindikasikan adanya pertumbuhan awan konvektif dengan jenis Cumulonimbus (Cb) yang memiliki karakteristik menyebabkan terjadinya potensi hujan intensitas ringan hingga lebat, dan dapat disertai potensi kilat atau petir dan angin kencang.

"Peristiwa sambaran petir terdekat dengan kilang minyak RU IV Cilacap adalah untuk kejadian pukul 18.47 WIB di koordinat 7.67942574 LS, 109.1110952 BT, dengan jarak kurang lebih 12 km sebelah timur laut kilang Minyak RU IV Cilacap atau masuk Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap," jelasnya.

Lanjutnya, untuk peristiwa sambaran petir pukul 19.23 WIB, terjadi di koordinat 7.437264713 LS, 108.7736507 BT, yang berlokasi di Kecamatan Sidareja.

"Sambaran petir itu berjarak kurang lebih 43 km barat laut dari kilang minyak RU IV Cilacap," tutur dia. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 15 Desember 2021: Rp 1.923.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Senin 15 November 2021: Waspadai Hujan Petir di Malam Hari!

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Senin 15 November 2021: Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved