Berita Solo
Gudang Rokok di Solo Dirampok. Seorang Satpam Tewas, Uang Rp 270 Juta Raib
Seorang satpam sebuah gudang rokok ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya di Jalan Brigjen Sudiarto Nomor 202, Kelurahan Joyontakan, Solo.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Seorang satpam sebuah gudang rokok ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya di Jalan Brigjen Sudiarto Nomor 202, Kelurahan Joyontakan, Kecamatan Serengan, Solo, Senin (15/11/2021) pagi.
Satpam tersebut diduga menjadi korban perampokan. Pasalnya, uang Rp 270 juta yang tersimpan di brankas gudang raib.
Kapolsek Serengan Kompol Suwanto mengatakan, korban meninggal berinisial SU (33), warga Karanggede, Kabupaten Boyolali,
Kejadian ini pertama kali diketahui seorang karyawan berinisial R.
"Saat saksi karyawan gudang dan satpam penganti akan masuk, mendapati gudang tidak dalam terkunci. Saat dicek, korban posisi terlentang di lantai loby gudang, sudah meninggal," terangnya.
Baca juga: Temukan Ada Guru dan Murid di SDN Nusukan Barat Tak Pakai Masker, Wali Kota Solo Perintahkan Swab
Baca juga: Vokal Minta Pengusutan Kasus Tewasnya Gilang, Anggota BEM UNS Solo dapat Teror Lewat Telepon
Baca juga: Maestro Keroncong Waldjinah Terima Penghargaan Pengabdi Seni Seumur Hidup di Solo Keroncong Festival
Baca juga: Penyandang Dana Bom Bunuh Diri Mapolresta Solo Meminta Maaf: Saya Menyadari yang Saya Lakukan Salah
Suwanto menjelaskan, korban SU diperkirakan meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB.
"Korban dimungkinkan meninggal dunia diatas pukul 02.00 WIB. Karena, setiap satu setengah jam ada laporan ke pihak manajemen. Tapi, saat pukul 03.00 WIB, (satpam) tidak memberi laporan," ungkapnya.
Saat ditemui oleh saksi, SU masih memakai seragam satpam lengkap.
"Masih lengkap, keadaan ada luka memar pada wajah dan belakang kepala," terangnya.
Kini, pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Sementara, satu brankas berisi uang sekitar Rp 270 juta dibawa pelaku," ujarnya.
Sementara, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menuturkan, polisi telah memeriksa tiga saksi yang merupakan karyawan gudang.
Polisi juga telah menghubungi keluarga korban untuk dimintai keterangan di Polresta Solo. (*)
Baca juga: Diadang dan Nyaris Bentrok dengan Ormas, Satpol PP Kota Semarang Batal Tertibkan Karaoke Liar
Baca juga: Imran Nahumarury Batal Hengkang, Mulai Dampingi Ian Gillan Latih Skuad PSIS Semarang
Baca juga: Temuan Awal Polda Jateng, Sambaran Petir Diduga Menjadi Pemicu Kebakaran di Kilang Pertamina Cilacap
Baca juga: Layaknya di Texas, Kilang Minyak Pertamina di Blora Ini Masih Gunakan Sistem Sumur Angguk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/olah-tkp-perampokan-di-gudang-rokok-camel-di-joyontakan-kota-solo-senin-15112021.jpg)