Liga 2 2021

Pengamat: PSSI Harusnya Cabut Sanksi Terhadap AHHA PS Pati, Bentuk Kinerja Buruk Penyelenggara

Dalam unggahan di akun pribadinya, yakni @akmalmarhali20, Akmal menyebut sanksi untuk AHHA PS Pati (PSG Pati) mesti dicabut demi hukum.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI AHHA PS PATI
I Gede Sukadana dalam pertandingan PSG Pati melawan Persis Solo di Stadion Manahan Surakarta, Rabu (3/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali menilai sanksi terbaru yang ditimpakan kepada AHHA PS Pati (PSG Pati) merupakan akibat kinerja buruk Komite Kompetisi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Sebagaimana diketahui, AHHA PS Pati baru saja dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI akibat menurunkan I Gede Sukadana dalam laga melawan Persis Solo, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: AHHA PS Pati Masih Punya Peluang Masuk 8 Besar, Dapat Tambahan Tiga Poin Pasca Lawan PSCS Cilacap

Baca juga: AHHA PS Pati Ajukan Banding ke PSSI, Pasca Sanksi Lawan Persis Solo, Dianggap Gunakan Pemain Ilegal

Baca juga: Polisi Hentikan Hiburan Organ Tunggal di Pati, Iptu Sukarno: Karena Kegiatannya Tidak Ada Izin

Baca juga: Target Bupati Haryanto: Akhir Pekan Ini Bisa Capai 40 Persen Vaksinasi Lansia di Pati

I Gede Sukadana dianggap pemain tidak sah karena belum rampung menjalani sanksi larangan bermain yang diterimanya saat masih memperkuat PSMS Medan.

Adapun sanksi yang diberikan untuk AHHA PS Pati terkait hal ini ialah dianggap kalah 0-3 dari Persis Solo dalam pertandingan tersebut, yang otomatis diikuti pengurangan tiga poin.

Tak hanya itu, mereka juga dikenai denda Rp 90 juta.

Dalam unggahan di akun pribadinya, yakni @akmalmarhali20, Akmal menyebut sanksi untuk AHHA PS Pati (PSG Pati) mesti dicabut demi hukum.

Dia menerangkan, berdasarkan hasil investigasi Save Our Soccer, AHHA PS Pati tidak bersalah dan berhak mengajukan banding demi keadilan.

"Banding perlu disertai kerugian materiil dan immateriil."

"Maklum, citra AHHA PS Pati tercemar akibat buruknya kinerja Komdis PSSI," tulis Akmal Marhali, Jumat (12/11/2021).

Akmal menambahkan, persoalan yang menimpa klub milik Atta Halilintar dan Putra Siregar ini juga akibat buruknya sistem di PT LIB serta kurang cermatnya Match Commisioner pertandingan.

Menurut dia, banding perlu dilakukan untuk pembatalan hukuman dan juga menghukum pihak-pihak terkait yang melakukan kesalahan agar tidak terulang.

"Sebelum pertandingan, PSG Pati telah menginformasikan penambahan dua pemain yang sudah disahkan pada sistem SIAP PSSI dan LIAS LIB."

"Tapi, sampai jelang laga belum terdaftar di Form Penetapan Pemain (FPP) terbaru," ungkap Akmal kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (13/11/2021).

Dia menambahkan, match commisioner menyuruh menulis nama I Gede Sukadana secara manual dan Muhammad Fayrushi serta mengizinkan keduanya bermain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    2
    Persib
    20
    13
    3
    4
    35
    25
    8
    42
    3
    PSM Makasar
    21
    11
    8
    2
    38
    8
    21
    41
    4
    Madura United
    22
    11
    4
    7
    27
    14
    6
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved