Berita Karanganyar
Air Bah Tiba-tiba Datang, 6 Pemancing di Sungai Gembong Karanganyar Terseret Arus. Satu Masih Hilang
Seorang pemancing hanyut saat tiba-tiba air bah melanda Sungai Gembong di Bonosari, Kelurahan Bolong, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Minggu.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Sandika (17) sempat meraih dan berpegangan pada ranting di bantaran sungai sebelum akhirnya hanyut terseret derasnya aliran Sungai Gembong di Bonosari, Kelurahan Bolong, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/11/2021) pukul 13.30 WIB.
Sebelum tiba-tiba datang air bah, bersama lima rekannya, Sandika tengah asyik memancing di sungai tersebut.
Pencarian remaja asal Dukuh Bulak, Desa Dukuh, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, itu masih terus dilakukan tim SAR gabungan, Senin (8/11/2021).
Sandika memancing bersama lima orang temannya, Alsa (16), Aril (16), Mamad (16), Vio (17) dan Hamid (18).
Baca juga: Disdikbud Karanganyar: Sudah Ada 654 Orang Ajukan Reward Masuk PTN, Masih Bisa Bertambah
Baca juga: Begini Cara Pemkab Karanganyar Turunkan Lagi Angka Kemiskinan, Tahun Lalu Sempat Naik
Baca juga: Pasca Viral Siswa SD Jalan Kaki Enam Kilometer ke Sekolah, Wabup Karanganyar Belikan Sepeda Onthel
Baca juga: Skor Akhir 1-1 di Stadion Bhumi Phala Temanggung, Persika Karanganyar Vs Persak Kebumen
Mamad menyampaikan, air disertai potongan kayu berukuran cukup besar tiba-tiba datang saat tengah memancing.
"Saya bisa menyelamatkan diri, menepi," katanya, Minggu sore.
Saat air bah datang, Mamad beserta empat orang rekannya bisa menyelamatkan diri. Akan tetapi, Sandika terseret arus sungai.
Dia menuturkan, saat tengah memancing, sebenarnya kondisi cuaca cerah. Akan tetapi tiba-tiba air bah datang.
TRC BPBD Karanganyar Endhar menyampaikan, posko induk mendapatkan laporan adanya remaja yang hanyut di sungai, sekira pukul 14.00 WIB.
"Ada enam orang, mancing. Lima selamat, satu orang terbawa arus. Sempat menarik ranting tapi tidak kuat karena arus deras," katanya, Minggu.
Endhar mengatakan, saat kejadian, cuaca di Karanganyar cerah.
Namun, wilayah di hulu sungai, semisal di Tawangmangu dan Matesih, dilanda hujan deras.
Hal inilah yang membuat arus sungai menjadi deras tiba-tiba. Kondisi cuaca ini yang dimungkinkan tidak diketahui para pemancing itu.
Menurut Endhar, potensi SAR telah melakukan pemantauan dari titik awal korban hanyut hingga wilayah Kayuapak, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, mengingat kondisi saat itu hujan deras.
"Sore ini ditutup, dilanjutkan pemantauan di tempuran Trani dan Jembatan Pelangi," ucapnya.
Baca juga: Dua Pemain Belakang PSIS Semarang Dipanggil Timnas, Dewangga: Kami Akan Beri yang Terbaik
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 8 November 2021: Rp 1.904.000 Per 2 Gram
Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Senin 8 November 2021: Malam Diperkirakan Hujan, Suhu 21 Derajat Celcius
Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Senin 8 November 2021: Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan